Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Potret Prabowo Disambut Hangat Raja dan Ratu Thailand di Amphorn Royal Palace
Advertisement . Scroll to see content

KPU Thailand Diskualifikasi Kakak Raja sebagai Calon Perdana Menteri

Senin, 11 Februari 2019 - 16:39:00 WIB
KPU Thailand Diskualifikasi Kakak Raja sebagai Calon Perdana Menteri
Putri Ubolratana didiskualifikasi sebagai kandidat PM Thailand (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKOK, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum Thailand (KPU) mendiskualifikasi Putri Ubolratana Rajakanya, kakak dari Raja Maha Vijaralongkorn, sebagai peserta pemilu perdana menteri.

Perempuan 67 tahun itu dicalonkan oleh Partai Raksa Chart pada Jumat pekan lalu untuk maju dalam pemilu yang akan berlangsung pada 24 Maret 2019.

Komisi pemilihan merilis para kandidat pemilu dari berbagai partai, Senin (11/2/2019), namun nama Putri Ubolratana tidak masuk dalam daftar.

"KPU hari ini mengumumkan nama-nama kandidat tanpa menyertakan Putri Ubolratana yang dicalonkan oleh Partai Raksa Chart," bunyi pernyataan KPU, dikutip dari AFP.

Dalam pernyataan, komisi pemilihan menyatakan keluarga kerajaan seharusnya berada di atas politik sehingga tidak boleh masuk ke partai. Raja Maha Vajiralongkorn juga menegaskan pencalonan kakaknya tidak pantas.

Majunya Putri Ubolratana sebagai kandidat mengejutkan publik Thailand karena mendobrak tradisi kerajaan. Pasalnya, sejak pemerintahan monarki terbentuk pada 1932, keluarga kerajaan tak pernah terlibat dalam politik.

Sementara itu Partai Raksa Chart mengajukan nama Ubolratana berdasarkan desakan dari para pendukung. Partai tersebut identik dengan keluarga Thaksin Shinawatra, mantan PM Thailand yang digulingkan pada 2006 terkait skandal korupsi. Thaksin kini tinggal di pengasingan di luar negeri. Raksa Chart memiliki basis pendukung loyal di perdesaan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut