KTT ASEAN-China Akhirnya Digelar Tanpa Myanmar
KUALA LUMPUR, iNews.id – Konferensi tingkat tinggi (KTT) antara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan China akhirnya digelar tanpa dihadiri perwakilan dari Myanmar. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah, Senin (22/11/2021).
Dia menuturkan, pada Minggu (21/11/2021) kemarin, negara-negara ASEAN kecuali Myanmar telah sepakat dengan China bahwa utusan Myanmar untuk Beijing akan hadir dalam pertemuan penting itu. Namun, hari ini, utusan yang dimaksud tak menampakkan batang hidungnya.
Sampai berita ini ditulis, pihak berwenang Myanmar belum memberikan komentar terkait ketidakhadiran perwakilan dari mereka. Sementara itu, juru bicara otoritas Myanmar pun belum dapat dihubungi.
Tangkapan layar yang dibagikan kepada Reuters dan dikonfirmasi oleh dua sumber dari satu negara yang hadir menunjukkan memang tidak ada perwakilan Myanmar yang tampak di layar dalam pertemuan yang berlangsung secara virtual itu. Alasan ketidakhadiran perwakilan dari Myanmar itu masih belum jelas.
China Dilaporkan Lobi Negara ASEAN agar Izinkan Myanmar Ikut KTT 22 November, tapi Ditolak
KTT China-ASEAN diikuti oleh sembilan pemimpin negara anggota ASEAN; Presiden China Xi Jinping, dan; Sekretaris Jenderal ASEAN, Lim Jock Hoi. Kerja sama ASEAN-China dimulai secara informal pada 1991 dan China menjadi mitra wicara penuh (full dialogue partner) ASEAN pada 1996.
KTT ASEAN Hasilkan 5 Dokumen Deklarasi, Ini Detailnya
China kemudian menjadi mitra wicara strategis ASEAN pada Oktober 2003, yakni pada KTT ASEAN-China ke-24 pada 26 Oktober 2003.
ASEAN dan China pun telah menyepakati peningkatan status kemitraan menjadi kemitraan strategis komprehensif.
Editor: Ahmad Islamy Jamil