Lanjutkan Program Nuklir, Iran Tak Jadi Keluar dari NPT
TEHERAN, iNews.id - Iran tak akan keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Sebelumnya parlemen Iran dilaporkan menyiapkan rancangan undang-undang (RUU) untuk keluar dari kesepakatan tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Majid Takht Ravanchi mengatakan, negaranya akan terus melanjutkan program nuklir sehingga merasa perlu untuk tetap berada di NPT.
Iran, lanjut dia, akan terus menjadi anggota yang berkomitmen terhadap NPT. Dalam kerangka NPT, Iran akan terus melakukan pengayaan uranium untuk tujuan damai dan kebutuhan energi.
Soal serangan AS ke Iran, Ravanchi menambahkan tidak ada gunanya melanjutkan perundingan nuklir, apalagi serangan masih berlangsung terhadap Iran.
Nah! Iran Ternyata Pindahkan Uranium dari Fasilitas Nuklir Fordow Sebelum Diserang AS
"Kami tidak berunding demi negosiasi," katanya.
Tak Takut Dibom AS, Iran Lanjutkan Program Nuklir: Ini Bukan Pertama Kali Kami Diserang
AS dan Israel menuduh Iran membuat senjata nuklir, tuduhan yang berulang kali dibantah.
Puncaknya, AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan. Iornisnya, serangan itu berlangsung di tengah perundingan nuklir Iran dan AS. Perundingan yang ditengahi Oman sudah berlangsung lima putaran, namun terhenti setelah Israel menyerang fasilitas nuklir Iran.
Perundingan putaran keenam seharusnya berlangsung pada 15 Juni lalu di Oman, namun dibatalkan.
Editor: Anton Suhartono