Lihat Langsung Pendukungnya Serang Wartawan BBC, Trump Mengecam
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengecam serangan terhadap wartawan setelah seorang pendukungnya menyerang juru kamera BBC dalam pawai sang presiden di Texas. Trump melihat langsung serangan tersebut.
"Presiden mengecam semua aksi kekerasan terhadap individu atau kelompok orang manapun—termasuk awak pers," demikian pernyataan Gedung Putih, seperti dilaporkan BBC, Rabu (13/2/2019).
"Kami meminta siapapun yang menghadiri sebuah acara, melakukannya dengan sikap damai dan menghormati."
Pada Senin (11/2) waktu setempat, juru kamera BBC, Ron Skeans, didorong dan dimaki oleh seorang pria dalam pawai bertajuk "Make America Great Again" di El Paso, Texas.
Menurut Skeans, pria tersebut mendorongnya dengan sangat keras sebanyak dua kali yang hampir menjatuhkan dirinya dan kameranya.
Pria itu lalu dibekap oleh seorang blogger pendukung Trump.
Trump yang sedang berada di podium melihat kejadian itu.
Dia langsung memastikan kondisinya dan bertanya apakah para wartawan itu dalam keadaan baik, mengacungkan jempolnya, dan melanjutkan pidatonya setelah Skeans juga memberi tanda jempol.
Wartawan BBC biro Washington, Eleanor Montague dan Gary O'Donoghue, sedang duduk di depan kamera ketika insiden itu berlangsung.
Montague mengatakan pria penyerang itu menyerang wartawan lain, namun Skeans mengalalami dampak terburuknya.
Setelah kejadian tersebut, tim kampanye Trump berterima kasih kepada aparat keamanan yang mengeluarkan pria itu.
"Seseorang yang terlibat argumentasi yang melibatkan fisik dengan juru kamera berita sudah dikeluarkan dari pawai tadi malam. Kami mengapresiasi aksi sigap dari keamanan lokasi dan aparat penegak hukum," kata Michael Glassner, ketua pelaksana Trump for President Inc.
Bagaimana sikap BBC?
Dalam surat kepada Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Sanders, editor BBC biro AS, Paul Danahar, meminta tata laksana keamanan bagi wartawan yang menghadiri pawai presiden ditinjau ulang.
"Akses ke area media tadi malam tidak diawasi dan tidak ada seorang aparat keamanan atau petugas keamanan yang menghentikan sang penyerang masuk area dan mengintervensi ketika dia mulai menyerang. Tak ada pula tindak lanjut setelah insiden dengan kolega kami," kata Danahar.
Trump bertandang ke El Paso yang berbatasan dengan Meksiko, untuk berkampanye mengenai tembok perbatasan—topik kontroversial yang menyebabkan penghentian operasional pemerintah terlama sepanjang sejarah AS.
Editor: Nathania Riris Michico