Lolos dari Maut saat Gempa Palu, Paraglider Singapura Tewas di India
SINGAPURA, iNews.id - Atlet paragliding Singapura, Ng Kok Choong, ditemukan tewas di pegunungan India, Selasa (23/10/2018), saat berlatih. Ng ditemukan tim SAR India sehari setelah dinyatakan hilang.
Sebulan sebelumnya, Ng selamat setelah gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter mengguncang Sulawesi Tengah. Saat itu, dia berada di Palu untuk mengikuti turnamen internasional.
Menurut laporan Federasi Air Sports Singapura, Ng terbang dengan paragliding-nya pada Senin sekitar pukul 11.00 waktu setempat di Bir Billing, Himachal Pradesh. Namun saat terbang, cuaca tiba-tiba berubah menjadi buruk. Sejak itu Ng tak kembali lagi ke hotel.
Ng menjalani latihan di Bir Billing untuk mengikuti Paragliding World Cup yang dimulai pada Sabtu mendatang.
"Dia tidak mementingkan diri sendiri, berani, dan selalu bergerak untuk mencari tantangan berikutnya. Berlatar belakang militer setelah bertahun-tahun mengabdi kepada negara, sikapnya selalu dihargai dan dikagumi oleh teman-temannya," bunyi pernyataan federasi, seperti dikutip dari The Straits Times, Rabu (24/10/2018).
Sementara itu The Hundustan Times melaporkan, Ng kehilangan kendali setelah paragliding-nya diempas angin kencang lalu jatuh di sisi lain dari gunung.
Laporan lain dari surat kabar The Tribune, tubuh Ng ditemukan di lembah wilayah Utrala, Baijnath.
Ng bukan satu-satunya korban akibat cuaca tak bersahabat di Bir Billing, tim SAR India masih mencari seorang paraglider asal Spanyol yang hilang sejak Minggu (21/10/2018).
Ng selamat dari gempa bersama rekannya dari Belgia, Francois de Neuville, lantaran meninggalkan hotel di dekat pantai tak lama sebelum gempa. Saat kembali ke hotel, mereka mendapati seorang ibu dan anaknya terjebak di reruntuhan. Mereka berhasil menyelamatkan keduanya. Ng kembali ke Singapura pada 30 September atau dua hari setelah gempa.
Editor: Anton Suhartono