Lonceng Raksasa 'Big Ben' Rayakan Ultah ke-160 Dalam Sunyi
LONDON, iNews.id - Parlemen Inggris merayakan 160 tahun sejak pertama kali lonceng 'Big Ben' berdentang, Kamis (11/7/2019). Namun, dalam perayaan kali ini, tidak akan terdengar bunyi dentang yang khas karena proses restorasi menara jam itu masih berjalan.
Seperti dilaporkan Reuters, perancah-perancah pekerjaan restorasi tampak menutupi Menara Elizabeth, salah satu bangunan yang paling banyak diabadikan di Inggris. Sebagai bagian dari restorasi, keempat lempeng jam sedang direnovasi, bagian-bagian besinya dicat ulang, dan pahatan-pahatan batu yang rumit dibersihkan serta diperbaiki.
Restorasi kali ini merupakan program perbaikan paling menyeluruh yang pernah dilakukan untuk menara tersebut. Pekerjaan restorasi juga termasuk melepas seluruh atap yang terbuat dari 3,433 lempengan besi cor dan kemudian memperbaikinya.
Lonceng Big Ben seberat 13,7 ton tetap pada tempatnya selama pekerjaan perbaikan berlangsung, yang dimulai pada 2017. Pekerjaan perbaikan Big Ben direncanakan selesai pada 2021.
Meski tidak dipindahkan, lonceng lebih sering tidak dibunyikan. Hanya sesekali berdentang saat acara-acara penting, seperti perayaan Tahun Baru.
Lonceng jam Big Ben di Menara Elizabeth di Istana Westminster di London, Inggris. (Foto: Parlemen Inggris via Reuters)
Mesin jam Victoria itu dilepas untuk diperbaiki. Untuk memastikan agar tidak rusak oleh debu dan kotoran selama pekerjaan berlangsung, sebuah motor elektrik dipasang untuk menjalankan jarum jam sepanjang 4,2 meter saat mesinnya diperbaiki.
"Ini program yang rumit, dengan ratusan pakar dari seluruh negeri mengerjakan berbagai elemen-elemen proyek yang berbeda. Kami sudah masuk tahapan dengan komponen-komponen utama sudah diperbaiki dan siap dipasang kembali di tempat masing-masing," kata Pemimpin Senior Proyek, Charlotte Claughton.
Para mekanik khusus mengenakan rompi dan topi pelindung, yang bekerja ditemani pemandangan gedung pencakar langit London, sudah menyelesaikan lempengan jam di utara. Lempengan jam itu kini dilengkapi dengan 324 buah kaca tiup yang dipasang pada rangkanya.
Kapsul Waktu
Menurut parlemen Inggris, saat sedang melaksanakan perbaikan, para pekerja juga menemukan kapsul waktu yang disembunyikan di atap menara oleh tim yang melakukan perbaikan kerusakan akibat bom pada akhir 1950.
Kapsul waktu itu memuat nama para pekerja yang terlibat dalam proyek itu, koin tua, salinan sebuah koran dan surat, yang merujuk pada kapsul waktu yang ditinggalkan saat proyek renovasi pada 1920-an.
"Menemukan kapsul waktu itu adalah momen yang luar biasa, memberi kami rasa sejarah dan kaitan nyata dengan mereka yang sudah bekerja merawat bangunan indah di hadapan kita ini," kata Adam Watrobski, arsitek utama proyek ini.
Tim restorasi, sebagai gantinya, meletakan kapsul waktu baru di bagian atas menara. Kapsul waktu itu berisi daftar para pekerja yang terlibat dalam proyek, pesan-pesan dari murid-murid, dan salinan pengumuman kegiatan parlemen pada hari itu.
Istana Westminster di pinggiran Sungai Thames adalah kantor parlemen Inggris. Big Ben merupakan situs warisan dunia dan tempat tujuan wisata utama.
Renovasi seluruh gedung yang memakan biaya 4 miliar poundsterling itu akan dimulai pada pertengahan 2020. Dinding pahatan batu gedung itu mulai hancur, atap-atapnya bocor, dan keran air tidak berfungsi.
Saat renovasi dimulai, para anggota DPR terpaksa harus pindah ke gedung sebelah.
Editor: Nathania Riris Michico