Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan
Advertisement . Scroll to see content

Mabuk Berat, Pria di China Tikam Empat Anaknya

Jumat, 12 April 2019 - 05:00:00 WIB
Mabuk Berat, Pria di China Tikam Empat Anaknya
Pria mabuk berat di China menikam empat anaknya (Foto: Straits Metropolis Daily)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Seorang pria di Xiachun, Anxi, Provinsi Fujian, China melukai empat anak kandungnya menggunakan pisau sebelum menyayat dirinya, Selasa (9/4/2019) malam. Pelaku diketahui dalam kondisi mabuk.

Pelaku, bernama Wang, mengalami luka namun tak mengancam jiwa. Dia ditahan polisi keesokan harinya. Sementara itu empat anak Wang selamat dan dalam kondisi stabil.

Dokter yang menangani korban dari RS Mingxuan, seperti dikutip dari Straits Metropolis Daily, Kamis (11/4/2019), mengatakan, dua anak laki-laki berusia 6 dan 9 tahun masih dirawat di rumah sakit akibat luka di leher. Bekas gorokan pisau meninggalkan luka dengan panjang masing-masing 13 dan 15 sentimeter.

Untungnya sayatan pisau tak sampai mengenai arteri. Kondisi mereka sudah stabil setelah mendapatkan pertolongan pertama. Sementata itu dua anak perempuan Wang sudah lebih dulu meninggalkan rumah sakit.

Dokter menambahkan, berdasarkan keterangan yang diterima dari salah satu korban, Wang merupakan peminum berat dan kerap menganiaya saat mabuk.

"Tidak ada yang tahu kejadian pada malam itu selain dari mereka yang terlibat langsung," kata seorang kerabat, menjelaskan anggota keluarga lainnya masih bekerja saat penyerangan terjadi.

Sementara itu istri Wang tak tinggal di rumah karena bekerja di Kota Xiamen.

Salah satu tetangga mengatakan, Wang tak punya pekerjaan alias pengangguran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut