Mahathir Mohamad: Saya Bekerja 24 Jam Sehari
KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengomentari kritikan politikus Barisan Nasional, Khairy Jamaluddin, mengenai minimnya kehadiran anggota parlemen Pakatan Harapan di Dewan Rakyat.
Seperti diketahui, di Malaysia, menteri menjabat rangkap sebagai anggota parlemen, sehingga mereka harus membagi waktu antara tugas pemerintahan dan wakil rakyat.
"Tidak ada satu pun menteri kabinet di Dewan Rakyat untuk mendengarkan pidato pemimpin oposisi," kata Khairy.
Mahathir pun menyampaikan kekecewaan kepada jajaran kabinetnya, mengapa di saat-saat penting mereka tidak hadir di gedung parlemen.
Meski demikian, Mahathir dia tidak akan memasukkan indikator kinerja utama (KPI) yakni penilaian para menteri untuk masalah ini.
"Saya tidak pernah puas dengan apa pun kecuali menteri dan wakil menteri harus memperbaiki catatan kehadiran mereka di Dewan Rakyat dan memiliki alasan yang tepat untuk tidak datang,” kata Mahathir, Senin (23/7/2018).
Bahkan, Mahathir menegaskan dia sendiri bekerja penuh sehari semalam.
"Saya sudah melebarkan waktu sebanyak mungkin, saya bekerja 24 jam sehari," tutur kepala negara yang dilantik di usia tertua di dunia itu.
"Jika Anda mendapati saya punya lebih banyak waktu dalam sehari, 36 (jam), mungkin saya akan bekerja untuk 36 (jam)," kata pria berusia 93 tahun itu, menegaskan.
Hanya saja, dia membela para pembantunya bahwa menteri tak harus hadir di parlemen sepanjang waktu. Pasalnya, ada tugas negara yang lebih mendesak dijalankan.
"Parlemen berdiri hampir sepanjang hari dan selama 20 hari. Jika mereka bekerja selama itu, itu tidak praktis. Kami membutuhkan mereka untuk pekerjaan birokrasi juga," kata Mahathir.
Editor: Anton Suhartono