Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen
Advertisement . Scroll to see content

Mantap! Kota Nagasaki Jepang Tolak Undang Israel ke Acara Peringatan Korban Bom Atom 1945

Rabu, 31 Juli 2024 - 18:13:00 WIB
Mantap! Kota Nagasaki Jepang Tolak Undang Israel ke Acara Peringatan Korban Bom Atom 1945
Wali Kota Nagasaki, Shiro Suzuki. (Foto: EPA)
Advertisement . Scroll to see content

NAGASAKI, iNews.id – Kota Nagasaki di Jepang memutuskan untuk tidak mengundang Israel ke upacara peringatan untuk mengenang korban bom atom AS 1945 tahun ini. Upacara tahunan itu akan digelar pada 9 Agustus.

“Sembilan hari tersisa, dan masih ada kekhawatiran mengenai (keamanan) hingga detik ini… Itulah sebabnya kami memutuskan untuk tidak mengundang (Israel). Ini bukan keputusan politik. Keputusan ini muncul dari kenyataan bahwa kami ingin mengadakan upacara yang damai dan lancar,” kata Wali Kota Nagasaki, Shiro Suzuki, Rabu (31/7/2024).

Menurut dia, pihaknya sebenarnya menginginkan perwakilan dari setiap negara bisa hadir pada upacara tersebut. Akan tetapi, keputusan ini harus diambil. 

Pada Juni lalu, Suzuki mengatakan, Pemerintah Kota Nagasaki tidak mengirimkan undangan ke Rusia dan Belarusia sehubungan dengan konflik Ukraina. Pada bulan yang sama, pemerintah kota itu malah mengirimkan surat ke Kedutaan Israel yang berisi seruan gencatan senjata di Gaza.

Duta Besar Israel untuk Jepang, Gilad Cohen, menyesalkan keputusan Kota Nagasaki tersebut. Dia pun menganggap tidak diundangnya Israel pada upacara tahun ini bisa menimbulkan kesan negatif bagi negara zionis itu.

“Keputusan wali kota Nagasaki untuk tidak mengundang Israel ke Upacara Peringatan Perdamaian pada tanggal 9 Agustus sangat disesalkan, mengirimkan pesan yang salah kepada dunia, dan mengalihkan pesan inti yang telah dipromosikan Nagasaki selama bertahun-tahun,” tulisnya di media sosial.

Berbeda nasibnya dengan Cohen, utusan Palestina dilaporkan sudah menerima undangan dari Pemerintah Kota Nagasaki untuk hadir di upacara 9 Agustus nanti. Padahal, menurut media Jepang, kedua belah pihak biasanya diundang.

Pada 6 dan 9 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan dua bom atom di Kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Sekitar 220.000 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dalam serangan tersebut dan 200.000 lainnya meninggal karena paparan radiasi.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut