Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makin Tajir! Kekayaan Mark Zuckerberg Melesat Jadi Rp4.518 Triliun gegara Muse
Advertisement . Scroll to see content

Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya ke-5 di Dunia, Kekayaannya Tembus Rp4.599 Triliun

Jumat, 25 September 2026 - 04:18:00 WIB
Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya ke-5 di Dunia, Kekayaannya Tembus Rp4.599 Triliun
Pendiri sekaligus CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg mengungguli Sergey Brin dan menjadi orang terkaya kelima di dunia setelah saham Meta menguat dipicu optimisme terhadap AI Muse. (Foto: Instagram @zuck)
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - Mark Zuckerberg mengungguli pendiri Google Sergey Brin dan menjadi orang terkaya kelima di dunia. Kekayaan pendiri Meta tersebut mencapai 256,8 miliar dolar AS atau setara Rp4.599 triliun (kurs Rp17.909 per dolar AS), setelah saham Meta kembali menguat di tengah optimisme investor terhadap produk kecerdasan buatan (AI) baru, Muse.

Melansir Forbes, kekayaan Zuckerberg bertambah lebih dari 4 miliar dolar AS pada perdagangan, Rabu (23/9/2026). Dia kini berada di atas Brin yang memiliki kekayaan sekitar 255,4 miliar dolar AS atau setara Rp4.573 triliun.

Kekayaan Brin telah turun lebih dari 9 miliar dolar AS pada Rabu sore setelah saham Alphabet, perusahaan induk Google, merosot 3,5 persen.

Di sisi lain, saham Meta naik 2,1 persen menjadi lebih dari 750 dolar AS per saham. Kenaikan tersebut melanjutkan reli saham Meta yang berlangsung sejak awal pekan.

Sebagian besar kekayaan Zuckerberg berasal dari kepemilikannya di Meta. Dia mendirikan perusahaan tersebut bersama Facebook pada 2004, membawa Meta melantai di bursa pada 2012 dan hingga kini masih memiliki sekitar 13 persen saham perusahaan.

Kenaikan saham Meta dalam beberapa hari terakhir dikaitkan dengan optimisme investor terhadap Muse, agen AI personal yang baru diluncurkan perusahaannya. Meta menyebut Muse dapat membantu pengguna melakukan berbagai tugas, seperti mengirim email, melakukan pembelian dan mengatur jadwal.

Analis JPMorgan pada awal pekan memperkirakan Muse berpotensi menjadi aplikasi AI konsumen yang paling banyak digunakan setelah ChatGPT, menurut laporan Reuters.

Selain itu, Muse juga telah mencatat jutaan unduhan sejak diluncurkan. Berdasarkan data Apptopia yang dikutip sejumlah media, aplikasi tersebut telah diunduh sekitar 2,8 juta kali.

Saham Meta telah melonjak lebih dari 34 persen dalam sebulan terakhir. Penguatan mulai terlihat setelah pengumuman Muse sekitar dua pekan lalu dan meningkat tajam pada Senin, ketika saham Meta melesat sekitar 11 persen dan menambah sekitar 25 miliar dolar AS ke kekayaan Zuckerberg dalam sehari.

Meta juga diperkirakan memperkenalkan model baru kacamata pintar tanpa kamera. Produk tersebut menjadi salah satu perhatian dalam perkembangan perangkat AI Meta, terutama di tengah meningkatnya perhatian terhadap persoalan privasi.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut