Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim
Advertisement . Scroll to see content

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Sabtu, 07 Februari 2026 - 11:12:00 WIB
Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka
Bom bunuh diri mengguncang masjid di Pakistan, saat pelaksanaan Salat Jumat, menewaskan sedikitnya 31 orang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

ISLAMABAD, iNews.id - Bom bunuh diri mengguncang masjid di Kota Islamabad, Pakistan, Jumat (6/2/2026), menewaskan sedikitnya 31 orang. Serangan terjadi saat masjid yang dijalankan pemeluk Syiah tersebut dipadati jemaah Salat Jumat

Pelaku meledakkan diri di Masjid Khadijatul Kubra, daerah Tarlai Kalan. Selain itu ratusan orang lainnya luka, dalam salah satu serangan terburuk yang pernah terjadi di ibu kota Pakistan tersebut.

Sumber-sumber pejabat Pakistan mengatakan, 169 orang dilarikan ke rumah sakit.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mengatakan, aksi pelaku sebenarnya sudah terendus. Namun petugas keamanan setempat tak sempat mengantisipasi meski telah menghujani pelaku dengan tembakan.

Pihak keamanan masjid berusaha mencegat, namun mereka sempat meledakkan diri. Pelaku diduga melakukan perjalanan bolak-balik ke Afghanistan.

Kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, melalui pernyataan di Telegram. Mereka juga mengunggah foto menunjukkan pelaku memegang senjata dengan wajah tertutup.

Wakil Perdana Menteri Pakistan Ishaq Dar mengutuk insiden tersebut dengan menyebutnya sebagai diri pengecut terhadap jemaah yang tidak bersalah.

"Menargetkan tempat ibadah dan warga sipil adalah kejahatan keji terhadap kemanusiaan dan pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip Islam. Pakistan bersatu melawan terorisme dalam segala bentuknya," tulis Ishaq, di akun X.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengungkapkan kesedihan mendalam atas insiden tersebut. Sementara Presiden Asif Ali Zardari mengatakan penargetan terhadap warga sipil yang tidak bersalah merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut