McCain Meninggal, Trump Tolak Keluarkan Pernyataan Resmi Gedung Putih
WASHINGTON, iNews.id - Senator Partai Republik yang juga pesaing Barack Obama dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2008, John McCain, meninggal Sabtu (25/8/2018) sore waktu setempat.
McCain merupakan Senator idealis yang sering berseberangan pendapat dengan Presiden Donald Trump, meskipun mereka sama-sama berjuang di Partai Republik. Ketidaksukaan McCain sudah ditunjukkan sejak 2015, yakni saat Trump mengikuti seleksi di Republik untuk pilpres.
Salah satunya adalah McCain mengungkapkan ketidaksukaannya dengan pernyataan Trump yang merendahkan para imigran Meksiko. Sejak itu mereka sering perang mulut.
Perseturuan keduanya terus berlanjut sampai sebelum McCain mengembuskan napas terakhir. Perbedaan pendapat terakhir mereka antara lain soal penunjukan Gina Haspel sebagai direktur CIA.
Kisah Pesawat John McCain Ditembak Jatuh Tentara Vietnam
Hal ini yang menjadi alasan mengapa Gedung Putih tak mengeluarkan rilis resmi ucapan duka cita dan pengakuan McCain, seorang veteran perang Vietnam yang pernah ditawan selama lebih dari lima tahun, sebagai pahlawan.
Trump hanya menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam melalui akum Twitter.
Pernah Disebut Egois, Trump Berduka atas Meninggalnya John McCain
Seorang sumber, seperti dilaporkan The Washington Post, menyebutkan, Juru Bicara Gedung Putih Sarah Sanders, Kepala Staf John Kelly, serta pejabat lain sebenarnya sudah menyiapkan pernyataan resmi dari Pemerintah berisi penghormatan kepada McCain atas jasanya sebagai veteran perang dan Senator. Di rilis itu juga disebut bahwa McCain merupakan pahlawan.
Pernyataan itu sudah disusun pada Sabtu atau sepekan sebelum McCain meninggal dunia. Kondisi mantan pilot jet tempur Angkatan Laut AS itu memang sudah menurun sejak pekan lalu akibat kanker otak yang dideritanya.
Sepekan kemudian, draft pernyataan resmi yang disusun Sanders dan pejabat lainnya diserahkan kepada Trump untuk dicek ulang.
Namun Trump mengatakan kepada para pembantunya itu, dia cukup menyampaikan lewat Twitter saja sehingga rilis resmi itu tak jadi dipublikasikan.
"Rasa hormat dan belasungkawa saya yang dalam bagi keluarga Senator John McCain. Doa dan perhatian kami bersama Anda!" cuit Trump, Sabtu malam waktu setempat.
Saat dikonfirmasi, Sanders menolak berkomentar soal rilis tersebut.
Para pejabat di Gedung Putih pun hanya mengunggah pernyataan secara pribadi.
Menjelang Minggu sore, Sanders, Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Menteri Keamanan Dalam Negeri Kirstjen Nielsen, Menteri Pertahanan James Mattis, Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, Penasihat Presiden Kellyanne Conway, Menteri Pendidikan Betsy DeVos, Menteri Dalam Negeri Ryan Zinke, dan lainnya, mengunggah pernyataan yang memuji McCain.
Mantan presiden Barack Obama dan George W Bush juga menyampaikan duka cita mendalam mereka. Bahkan, Obama yang menjadi rival McCain saat pilpres menyebut rakyat AS telah berutang kepada mendiang.
Editor: Anton Suhartono