Meksiko Perpanjang Libur Paskah bagi Seluruh Siswa di Tengah Pandemi Korona

Nathania Riris Michico ยท Minggu, 15 Maret 2020 - 10:17 WIB
Meksiko Perpanjang Libur Paskah bagi Seluruh Siswa di Tengah Pandemi Korona

Seorang perawat memberikan gel antibakteri kepada pasien anak-anak di Jalisco Dermatological Institute di Guadalajara, Meksiko, 13 Maret 2020. (FOTO: Ruise Ulises / AFP)

MEXICO CITY, iNews.id - Sebanyak 33 juta siswa di Meksiko akan menjalani liburan Paskah yang lebih awal dan lebih lama pada akhir pekan depan. Hal itu diumumkan Menteri Pendidikan Esteban Moctezuma, setelah memaparkan langkah-langkah membantu menghindari penyebaran virus korona.

Kementerian kesehatan menyebut jumlah kasus virus korona yang dikonfirmasi meningkat menjadi 41. Belum ada konfirmasi kematian akibat virus korona.

Liburan Paskah di Meksiko akan dimulai pada 20 Maret, dan berlangsung selama 30 hari, bukan 15 hari, kata Moctezuma. Langkah-langkah lain termasuk pendidikan tambahan tentang kebersihan dan sanitasi.

"Kami tidak ingin siswa pergi berlibur dan tetap bersama," kata Moctezuma saat konferensi pers, seperti dilaporkan Reuters, Minggu (15/3/2020).

Dia mengimbau siswa harus menghindari kontak dekat dengan orang lain.

"Kami ingin ini menjadi isolasi pencegahan."

Awal pekan ini, pemerintah El Salvador, Panama, dan Peru semuanya memerintahkan penangguhan kelas jangka pendek. Pemerintah di seluruh dunia, sebagian besar di Eropa dan Asia di mana ada lebih banyak kasus korona, mengumumkan langkah serupa.

Sekitar 153.864 orang terinfeksi virus korona di seluruh dunia dan 5.800 meninggal, menurut penghitungan Reuters.

Editor : Nathania Riris Michico