Mencekam! Israel Kuasai Pintu Perbatasan Rafah dengan Tank, Gaza Terisolasi
GAZA, iNews.id - Pasukan Israel menutup pintu perbatasan di Rafah, Gaza Selatan, untuk pengiriman bantuan, Selasa (7/5/2024). Pintu perbatasan dipenuhi kendaraan-kendaraan tempur, termasuk tank.
Militer Zionis tampaknya segera memulai operasi darat ke Rafah meski dunia internasional, termasuk sekutu terdekatnya Amerika Serikat, memperingatkan dampak buruk akibat serangan itu.
Pada Senin malam hingga Selasa pagi, pasukan Zionis juga terus membombardir Rafah dari udara, menewaskan banyak orang.
Israel mengambil alih penyeberangan Rafah yang secara strategis memotong Jalur Gaza, menutup serta mengepung wilayah tersebut.
Raja Yordania Abdullah II Ingatkan Presiden AS Joe Biden Dampak Mengerikan Serangan Israel ke Rafah
Pintu perbatasan itu bukan hanya pintu masuk dan keluar untuk komersial dan manusia, titik tersebut menjadi pusat pengiriman bantuan kemanusiaan masuk Gaza.
"Dengan kehadiran militer Israel di sana saat ini, kita bisa sampaikan bahwa sedang menghadapi situasi sangat sulit dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza," kata seorang reporter Al Jazeera.
Hamas Peringatkan Serangan Darat Israel ke Rafah, Sebut-Sebut AS
Disebutkan pula, lokasi penyeberangan Rafah tak jauh dari pusat kota. Ini mengindikasikan Israel sudah sangat dekat untuk melakukan operasi darat dengan skala penuh ke Rafah.
Tank-tank militer Israel telah ditempatkan di dalam pintu perbatasan Rafah. Banyak tank bergerak di satu-satunya akses yang menjadi pintu keluar bagi warga Gaza itu. Dengan dikuasainya pintu penyeberangan Rafah, warga Palestina terisolasi tidak bisa meninggalkan Gaza.
Militer Israel Tebar Selebaran di Rafah, Beri Tahu Warga Segera Pergi
Sempat terjadi baku tembak antara pasukan Israel dengan pejuang Hamas yang berupaya mencegah tentara Zionis menduduki titik strategis itu. Namun pasukan Israel kini benar-benar mendudukinya.
Editor: Anton Suhartono