Mengejutkan! Rekaman Audio Ungkap Helikopter Zionis Tembaki Warga Israel yang Ditawan Hamas
ISTANBUL, iNews.id - Rekaman audio berisi percakapan seputar serangan helikopter serbu Israel terhadap tawanan dirilis media. Rekaman itu menyebutkan, helikopter militer menembaki tawanan Israel yang dibawa para pejuang Hamas ke Gaza saat serangan pada 7 Oktober.
Rekaman audio yang dirilis portal berita Israel Ynet mengungkap pembicaraan dalam pertemuan antara sandera Israel yang sudah dibebaskan, kerabat dari tawanan yang masih ditahan di Gaza, serta para menteri kabinet perang Israel.
"Hal yang kami rasakan adalah tidak ada yang berusaha apa pun untuk (membebaskan) kami. Faktanya adalah saya berada di tempat persembunyian yang diserang dan kami harus dibawa keluar dalam keadaan terluka. Itu belum termasuk helikopter yang menembaki kami dalam perjalanan ke Gaza," ujar perempuan itu, dalam rekaman, seperti dilaporkan kembali Anadolu, Jumat (8/12/2023).
Dia menambahkan, posisi tempat penahanannya di Gaza juga terus dibombardir. Ini menunjukkan bahwa pasukan Israel tak tahu keberadaannya di Gaza. Kondisi tersebut membuktikan bahwa informasi intelijen tak akurat.
Israel Ingin Banjiri Terowongan Gaza dengan Air Laut, Keselamatan Tawanan Hamas Terancam
"Anda mengklaim bahwa ada informasi intelijen, tapi faktanya kami ditembaki. Suami saya dipisahkan 3 hari sebelum kembali (dibebaskan) ke Israel dan dibawa ke terowongan (Hamas)," tuturnya.
Pertemuan itu juga menyinggung soal kekecewaan para mantan sandera yang dibebaskan saat bertemu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Mereka mengungkapkan ketidakpuasan terhadap Netanyahu akibat serangan udara Israel di Gaza.
Hamas: Semua Tawanan Perempuan dan Anak Israel Sudah Bebas, Sandera Tersisa Tentara Zionis
Mantan tawanan lain terdengar mengungkap kondisi yang dia alami di penahanan. Menurut dia, hari demi hari menjadi semakin menantang, bukan karena perlakuan Hamas tetapi serangan udara Israel yang tak ada henti-hentinya.
“Kami berada di terowongan, takut bukan kepada Hamas, tapi Israel, yang akan membunuh kami. Kemudian mereka akan mengatakan Hamas yang membunuh Anda. Jadi, saya sangat mendesak agar pertukaran tahanan dimulai sesegera mungkin dan semua orang harus pulang ke rumah," ujarnya.
Bikin Haru, Berikut Isi Surat Lengkap Tawanan Israel untuk Pejuang Hamas
Serangan Israel ke Gaza hingga Kamis, 7 Desember 2023, atau tepat 2 bulan perang telah menyebabkan 17.177 orang meninggal dan lebih dari 46.000 lainnya terluka.
Sementar di pihak Israel korban tewas mencapai 1.147 orang dan 8.730 luka. Sebanyak 418 di antara korban tewas adalah tentara.
Tawanan Israel Kirim Surat Menyentuh untuk Pejuang Hamas, Sampaikan Terima Kasih
Editor: Anton Suhartono