Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Rudal Khorramshahr-4 Iran yang Siap Digunakan Perang Lawan AS

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:38:00 WIB
Mengenal Rudal Khorramshahr-4 Iran yang Siap Digunakan Perang Lawan AS
Iran telah memasukkan Khorramshahr-4 ke dalam jajaran arsenalnya di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS dan sekutu (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Iran telah memasukkan salah satu rudal balistik teranyar ke dalam jajaran arsenalnya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di kawasan.

Rudal yang dimaksud adalah Khorramshahr-4, atau dikenal sebagai Kheibar, yang kini mulai dioperasikan dan ditempatkan di fasilitas bawah tanah milik Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC).

Apa itu Khorramshahr-4?

Khorramshahr-4 merupakan generasi terbaru dari keluarga rudal Khorramshahr yang dikembangkan oleh Iran sebagai bagian dari program rudal balistik strategis. Senjata ini tergolong sebagai rudal balistik jarak menengah (MRBM) dengan performa yang jauh lebih canggih dibandingkan varian sebelumnya.

Rudal Khorramshahr-4 pertama kali diperkenalkan secara publik oleh pejabat pertahanan Iran pada Mei 2023 sebagai bagian dari modernisasi sistem persenjataan negara tersebut. Setelah beberapa tahun pengembangan, pada awal 2026 Iran mengumumkan bahwa rudal ini telah diterjunkan secara operasional dan ditempatkan di fasilitas bawah tanah milik IRGC, tempat yang Iran sebut sebagai “kota rudal” (missile cities).

Spesifikasi Utama

Beberapa karakteristik utama Khorramshahr-4 yang menjadikannya ancaman strategis penting adalah:

  • Jangkauan: sekitar 2.000 kilometer, memungkinkan rudal ini mencapai target di seluruh Timur Tengah, termasuk Israel serta basis militer AS di Teluk.
  • Hulu ledak: mampu membawa muatan berat sekitar 1.500–1.800 kg, yang merupakan salah satu konfigurasi hulu ledak terbesar dalam program rudal Iran.
  • Propulsi: sistem pendorong berbahan bakar cair (liquid fuel), dengan beberapa peningkatan yang mempercepat persiapan peluncuran.
  • Kecepatan: diperkirakan mampu mencapai Mach 16 di luar atmosfer dan sekitar Mach 8 saat masuk kembali, memberikan sedikit waktu bagi sistem pertahanan untuk bereaksi.
  • Akurasi: sistem panduan canggih memungkinkan akurasi yang relatif tinggi dibanding generasi sebelumnya, meningkatkan efektivitas terhadap target sasaran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut