Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi
JAKARTA, iNews.id - Patriot merupakan salah satu sistem pertahanan udara paling canggih di dunia. Sistem buatan Amerika Serikat (AS) ini mampu mencegat rudal balistik, rudal jelajah, hingga pesawat musuh. Namun, senjata secanggih ini tidak dapat menjamin perlindungan sepenuhnya dari serangan.
Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sebuah rudal balistik Houthi yang mengarah ke Riyadh pada Senin (12/10/2026) malam. Dua rudal lainnya yang menargetkan pangkalan militer di Khamis Mushait juga berhasil dicegat pada keesokan pagi.
Namun kondisi berbeda terjadi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada pekan lalu. Serangkaian serangan rudal Houthi terhadap bandara tersibuk kedua di Arab Saudi itu merenggut belasang nyawa, termasuk jemaah umrah.
Rentetan serangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana rudal dan drone bisa menembus wilayah udara yang dijaga ketat, meski telah dilindungi sistem pencegat modern, seperti Patriot yang digunakan Saudi.
Jawabannya terletak pada perbedaan cara senjata terbang, kecepatan pendeteksiannya, serta keterbatasan teknologi pertahanan udara.