Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu AS: Iran Enggan Bahas Program Rudal Balistik, Masalah Besar!
Advertisement . Scroll to see content

Menlu Iran Tegaskan Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dalam Bidikan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05:00 WIB
Menlu Iran Tegaskan Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dalam Bidikan
Abbas Araghchi mengatakan setiap serangan balasan Iran merupakan tindakan yang sah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Iran menegaskan akan membalas setiap serangan Amerika Serikat (AS). Negara itu berhak melindungi wilayah teritorialnya dari serangan apa pun dan tak segan-segan menargetkan pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan setiap serangan balasan Iran merupakan tindakan yang sah.

"Saya tidak akan mengatakan apa yang akan kami lakukan secara rinci. Jelas, kami mempertahankan diri. Jika AS menyerang, kami memiliki hak penuh untuk membela diri," kata Araghchi, dalam wawancara dengan stasiun televisi CBS, dikutip Kamis (26/2/2026).

Seranga AS, lanjut Araghchi, merupakan bentuk agresi yang pasti akan dilawan. 

"Apa yang kami lakukan sebagai respons merupakan tindakan membela diri. Jadi itu bisa dibenarkan dan sah," ujarnya.

Rudal Iran, tambah dia, tidak dapat menyerang wilayah AS, namun akan menargetkan pangkalan AS di kawasan. 

"Rudal kami tidak dapat mengenai tanah Amerika, jadi, jelas, kami harus melakukan sesuatu yang lain. Kami harus menyerang pangkalan Amerika di kawasan. Ini adalah fakta," katanya.

Lebih lanjut Araghchi mendesak agar tindakan militer tidak digembar-gemborkan saat kedua negara masih mengupayakan solusi diplomatik dalam negosiasi nuklir.

Iran dan AS hari ini melanjutkan perundingan nuklir putaran ketiga di Jenewa, Swiss. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut