Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dilantik Pakai Alquran di Stasiun Tua, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York
Advertisement . Scroll to see content

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Kamis, 01 Januari 2026 - 06:44:00 WIB
Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara
Malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 dirayakan dengan meriah di Sydney Harbour (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 dirayakan dengan meriah, Rabu (31/12/2025) tengah malam. Negara-negara yang berada dekat dengan Garis Penanggalangan Internasional (IDL) lebih dulu merayakan Tahun Baru 2026.

Negara-negara tersebut berada di Samudera Pasifik seperti Kiritimati (Christmas Island), Tonga, dan Selandia Baru. Menyusul kemudian Australia, negara yang setiap tahun merayakan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api yang sangat meriah, yakni di Sydney Harbour.

Penyelenggara juga menghadirkan pertunjukan piroteknik yang membentang sejauh 7 km di sepanjang gedung-gedung hingga pelabuhan, serta menampilkan air terjun dari Jembatan Pelabuhan Sydney.

Tahun ini, perayaan tahun baru digelar di bawah penjagaan ketatsuper polisi setelah penembakan terhadap komunitas Yahudi yang menewaskan 15 orang di kota tersebut.

Di Seoul, Korea Selatan, ribuan orang berkumpul di paviliun Bosingak, tempat lonceng perunggu dipukul 33 kali pada tengah malam, tradisi yang berakar pada kosmologi Buddha yang melambangkan 33 surga. 
Dentingan lonceng tersebut diyakini bisa mengusir kesialan dan menyambut kedamaian serta kemakmuran di tahun mendatang.

Di China, malam pergantian tahun dimeriahkan dengan pertunjukan drum di Juyong Pass, Tembok Besar China, di luar Kota Beijing. Orang-orang mengenakan penutup kepala dan menunjukkan plakat bertulis “2026” dan simbol kuda. Bulan Februari mendatang menandai kedatangan Tahun Kuda dalam kalender lunar China.

Di Hong Kong, pemerintah membatalkan pertunjukan kembang api sebagai bentuk duka atas kebakaran kompleks apartemen pada November yang menewaskan 161 orang. Perayaan diganti dengan pertunjukan cahaya dengan tema “Harapan Baru, Awal yang Baru” mengubah fasad gedung.

Sementara itu kota-kota di Amerika Serikat baru akan merayakan tahun baru siang ini WIB.

Di tengah suhu di bawah nol derajat Celsius termasuk di Kota New York, penyelenggara mulai memasang penghalang keamanan dan panggung di Times Square.

Demikian pula di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brasil, panggung telah sedang disiapkan untuk pesta musik dan kembang api besar-besaran yang dikenal dengan Reveillon.

Para penyelenggara berharap bisa menciptakan rekor dunia Guinness 2024 untuk perayaan malam Tahun Baru terbesar.

Di Ukraina dan Rusia, perayaan digelar cukup meriah meski di tengah perang. Tak ada gencatan senjata sebagai jeda untuk perayaan pergantian tahun.
 
Warga dari kedua negara berharap adanya perdamaian setelah hampir 4 tahun konflik.

“Saya berharap perang berakhir, saya kira ini adalah topik utama dan terpenting bagi negara kita,” kata Larissa, seorang warga Altai Krai yang datang ke Moskow untuk merayakan tahun baru, seperti dikutip dari Reuters.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut