Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

Militer Filipina dan AS Patroli Bersama di Laut China Selatan, Bikin Gerah China

Selasa, 21 November 2023 - 17:11:00 WIB
 Militer Filipina dan AS Patroli Bersama di Laut China Selatan, Bikin Gerah China
Ferdinand Marcos Jr mengumumkan patroli maritim dan udara bersama Amerika Serikat di Laut China Selatan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Filipina meluncurkan patroli maritim dan udara bersama Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan, Selasa (21/11/2023). Ini berpotensi membuat marah China terkait sengketa wilayah perairan.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr menggambarkan patroli itu sebagai inisiatif yang penting di tengah konflik dengan China terkait sengketa wilayah perairan.

“Inisiatif penting ini merupakan bukti komitmen untuk meningkatkan interoperabilitas pasukan militer kita dalam melakukan patroli maritim dan udara,” kata Marcos, dalam pernyataan di akun media sosial X.

Pejabat militer Luzon Utara Eugene Cabusao mengatakan, patroli akan dilakukan di lepas Pulau Mavulis. Pulau tersebut merupakan titik paling utara Filipina, sekitar 100 km dari lepas pantai Taiwan.

Pengumuman tersebut disampaikan sehari setelah Marcos mengatakan pada forum di Hawaii bahwa situasi di Laut China Selatan lebih mengerikan dibandingkan sebelumnya. Dia menyebut militer China semakin berani mendekati garis pantai Filipina.

Patroli tersebut kemungkinan besar akan membuat marah China. Sebelumnya China memperingatkan Filipina terkait meningkatnya aktivitas militer AS yang bisa memicu ketegangan di kawasan,

China mengklaim sebagian besar Laut China Selatan melalui sembilan garis putus-putus yang membentang sejauh 1.500 km, beririsan dengan zona ekonomi eksklusif (ZEE) beberapa negara Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Indonesia.

Di bawah pemerintahan Marcos, Filipina memperbaiki hubungan dengan AS setelah ketegangan dengan pendahulunya, Rodrigo Duterte.

China membangun dan mengembangkan fasilitas militer di pulau-pulau buatan di dalam ZEE Filipina.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut