Mobil Seruduk Pengguna Jalan di Inggris, Trump Sebut Pelakunya Hewan
LONDON, iNews.id - Kepolisian Inggris belum memastikan motif insiden mobil menyeruduk pesepeda dan pejalan kaki di dekat Gedung Parlemen Inggris, tapi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebutnya sebagai aksi terorisme.
Dalam cuitannya, Trump mengatakan pelaku penyerangan harus diperlakukan dengan keras dan tegas.
"Serangan teroris lagi di London. Hewan-hewan ini gila dan harus ditangani dengan keras dan tegas," cuit Trump, Selasa (14/8/2018).
Pengemudi menabrakkan mobil Ford Fiesta-nya ke sekelompok pesepeda lalu menghantam barikade keamanan gedung parlemen. Setidaknya tiga orang luka dalam insiden itu, namun tak sampai mengancam jiwa.
Pelaku sudah ditangkap oleh polisi saat kejadian, namun belum diketahui identitas dan motif dari aksi ini.
Kasus ini ditangani unit kontra-terorisme Kepolisian Metropolitan.
Saksi mata, Jason Williams, mengatakan, city car itu melaju dengan kecepatan sekitar 64 km/jam saat menghantam pengguna jalan.
"Dia mengemudikannya dengan kecepatan lebih dari 40 mil per jam (64 km/jam). Ada asap yang keluar dari mobil," kata Williams.
"Saya melihat orang tergeletak di jalan. Saya tidak tahu apakah mereka benar-benar ditabrak kendaraan atau tidak. Saya melihat setidaknya 10 orang terbaring. Saya diminta untuk lari, saya lari untuk menyelamatkan diri," ujar dia.
Editor: Anton Suhartono