Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korut Eksekusi 358 Orang Selama Kim Jong Un Berkuasa, termasuk Penyebar Drakor dan K-pop
Advertisement . Scroll to see content

Momen Kim Jong Umbar Senyuman saat Tiba di Vietnam

Selasa, 26 Februari 2019 - 10:46:00 WIB
Momen Kim Jong Umbar Senyuman saat Tiba di Vietnam
Pemimpin Korea Utara Kim Jong saat tiba di stasiun kereta Dong Dang di Dong Dang, Vietnam. (Foto: VIETNMA NEWS AGENCY/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

HANOI, iNews.id - Pemimpin Korea Utara (Korut) yang periang, Kim Jong Un, tampak menebarkan senyum dan melambaikan tangan saat berjalan turun dari kereta api di Stasiun Dong Dang, Vietnam, Selasa (26/2).

Tampak anak-anak melambai-lambaikan bendera dan penjaga kehormatan berseragam putih menyambut Kim, setelah kereta api-nya melakukan perjalanan dua setengah hari melalui China.

Mengenakan setelan hitam khasnya yang bergaya Mao, Kim turun dari kereta lapis baja berwarna hijau zaitun yang dikelilingi oleh petugas keamanan dan para ajudannya.

Muncul dari stasiun, dia bertemu dengan segerombolan pasukan militer dan pers yang menunggu kedatangannya semalaman di tengah hujan. Selain petugas bersenjata, anjing pelacak juga terlihat di stasiun.

Dengan cepat, Kim diantar menuju ke Mercedes-Benz hitam yang sudah menantinya. Tangannya muncul dari jendela untuk melambai ke kerumunan warga sebelum berhenti sebentar di depan sekelompok siswa berseragam sekolah, yang dengan gembira mengibarkan bendera Korea Utara dan Vietnam.

Momen Kim Jong Un menyapa warga sebelum bertolak dari Stasiun Dong Dang menuju Hanoi. (Foto: Nhac NGUYEN/AFP)

Dilaporkan AFP, sebanyak 12 pengawal berlari di samping mobil Kim ketika dia meninggalkan stasiun kereta api, yang diyakini menuju Hanoi.

Iring-iringan mobil Kim yang terdiri atas 20 atau lebih turun ke jalan dari stasiun kereta Dong Dang yang biasanya sepi. Dong Dang merupakan wilayah perbatasan China-Vietnam.

Kim dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pertemuan puncak kedua mereka yang sangat dinanti-nantikan. Sama seperti pertemuan pertama dengan Trump di Singapura pada Juni lalu, kali ini Kim juga didampingi saudara perempuannya, Kim Yo Jong.

Kim tampak dikelilingi oleh petugas keamanan dan para ajudannya. (Foto: Nhac NGUYEN/AFP)

Kim Yo Jong merupakan salah satu pembantu terdekat Kim Jong Un. Dia tampak turun ke mobil yang menunggu ketika kakaknya berjalan di belakangnya sambil melambai ke warga.

Kepala staf de-facto Kim, Kim Chang Son, yang berada di Hanoi untuk persiapan pra-pertemuan, juga terlihat di stasiun saat Kim tiba.

Ini merupakan kunjungan pertama Kim ke negara itu, dan pertama kali seorang pemimpin Korut berada di sana sejak kakeknya Kim Il Sung -sekutu dekat pemimpin revolusioner Vietnam Ho Chi Minh- melakukan perjalanan ke negara itu pada 1964.

Kim tampak melambaikan tangan dari dalam Mercedes-Benz hitam, saat akan menuju Hanoi. (Foto: Nhac NGUYEN/AFP)

Para pengamat memprediksi bahwa keputusan Kim naik kereta api adalah untuk mengirim pesan ke Korut -dan dunia- bahwa dia mengikuti jejak kakeknya. Ki memang sering meniru sang kakek baik dalam penampilan dan tingkah laku, dan bahkan tulisan tangannya.

"Ini mengirimkan pesan kuat kepada Korea Utara bahwa Kim Jong Un mewarisi sifat-sifat baik kakeknya, dan dinasti Kim lebih kuat dari sebelumnya," kata Koh Yu Hwan, seorang profesor di Universitas Dongguk Seoul.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambai setelah tiba di stasiun kereta Dong Dang di Dong Dang, Provinsi Lang Son. (Foto: Foto: Nhac NGUYEN/AFP)

Kim bakal disambut tuan rumah untuk kunjungan kenegaraan resmi dan mengunjungi dua provinsi untuk meninjau contoh keberhasilan ekonomi Vietnam pascaperang.

Salah satu provinsi yang akan dikunjungi adalah Quang Ninh, tempat Vinfast, produsen mobil pertama di Vietnam berlokasi. Berikutnya adalah Bac Ninh, rumah untuk pabrik Samsung, salah satu investor dan eksportir terkemuka Vietnam.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut