Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!
Advertisement . Scroll to see content

Myanmar Dilanda Banjir, 11 Orang Tewas dan 119 Ribu Warga Mengungsi

Selasa, 31 Juli 2018 - 18:36:00 WIB
Myanmar Dilanda Banjir, 11 Orang Tewas dan 119 Ribu Warga Mengungsi
Orang-orang menyeberang melalui jalan banjir di Bago, Myanmar. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

YANGON, iNews.id - Banjir yang dipicu hujan deras melanda wilayah bagian selatan, timur, dan tengah Myanmar. Akibatnya, sedikitnya 11 orang tewas dan lebih dari 100 ribu warga lain terpaksa mengungsi.

Asisten Direktur Departemen Penanggulangan Bencana, Nway Nway Soe, menyebut sejauh ini 11 orang dilaporkan tewas, termasuk tiga tentara yang membantu upaya pemulihan banjir namun dilaporkan hilang sejak akhir pekan.

"Sebelas korban tewas sejauh ini. Lebih dari 119.000 orang saat ini mengungsi. Departemen penanggulangan bencana menyediakan nasi dan makanan kering seperti mie dan ikan kalengan untuk para korban banjir," kata Nway Nway Soe, dalam pernyataannya.

Tiga korban juga dilaporkan tewas setelah tenggelam di wilayah Mon pada Senin (30/7) waktu setempat.

"Mereka tersapu arus banjir," ujar Menteri Kesejahteraan Sosial, Win Myat Aye, dalam keterangan kepada Reuters.

Saat ini pemerintah mendesak warga untuk meninggalkan wilayah-wilayah dataran rendah dan pindah ke ke kamp penampungan sementara.

"Kami mencoba meningkatkan kesadaran di antara orang-orang yang berpikir banjir mungkin akan surut dalam tiga atau empat hari, agar lebih berhati-hati," ujar Win Myat Aye.

Akibat banjir itu, sebagian jembatan beton di wilayah Shan, yang terpotong sepanjang 60 meter, hanyut. Area persawahan dan sejumlah ruas jalanan di wilayah Kayin yang terendam banjir juga mengalami kerusakan parah.

Foto-foto menunjukkan, genangan banjir berwarna coklat bercampur lumpur menutupi lahan luas serta rumah penduduk. Komunitas Palang Merah Myanmar mengirimkan para relawan untuk membantu mengevakuasi sejumlah orang yang terjebak banjir dan menyalurkan peralatan medis dan tablet penjernih air.

"Untuk orang-orang yang terjebak, kami berusaha menyelamatkan mereka tergantung pada situasi di lokasi dan jika kami memiliki kemampuan," ucap Deputi Direktur Komunikasi Palang Merah Myanmar, Ye Wint Aung.

Myanmar kerap dilandar banjir setiap tahun di puncak musim penghujan, diikuti tanah longsor dan kerusakan lahan pertanian serta infrastruktur.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut