Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : UEFA Selidiki Pemain Timnas Israel Ludahi Staf Pelatih Irlandia saat UEFA Nations League
Advertisement . Scroll to see content

Nah, Laporan CIA Perkirakan Israel Bakal Dilanda Perang Saudara

Rabu, 07 Oktober 2026 - 07:05:00 WIB
Nah, Laporan CIA Perkirakan Israel Bakal Dilanda Perang Saudara
Laporan badan intelijen AS CIA menilai keretakan politik, ekonomi, dan sosial di Israel bisa memicu perang saudara (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Laporan badan intelijen Amerika Serikat (AS) CIA menilai keretakan politik, ekonomi, dan sosial di Israel bisa memicu perang saudara. Bahkan CIA menempatkan Israel dalam risiko keruntuhan negara.

Drop Site News, mengutip dua sumber pejabat AS yang mengetahui isi laporan, melaporkan dokumen berjudul “Keretakan dari Dalam” itu disiapkan pada Agustus lalu oleh Red Cell CIA, unit yang bertugas untuk menantang asumsi intelijen yang berlaku.

Sejauh ini belum ada komentar dari CIA terkait pemberitaan tersebut.

Laporan mengungkap tekanan yang terus datang menjelang pemilu Israel pada 27 Oktober, termasuk di bidang ekonomi, pengeluaran militer yang melambung, krisis wajib militer melibatkan kelompok Yahudi ultra-Ortodoks, dan meningkatnya kekerasan oleh warga dan tentara Zionis di Tepi Barat.

Bukan hanya itu, laporan tersebut juga memasukkan ambisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk tetap berkuasa yang bisa memicu ketegangan politik dan konstitusional lebih lanjut.

Disebutkan, konflik bertahun-tahun di Gaza, Lebanon, dan Iran memperdalam perpecahan di dalam negeri Israel.  Para tentara terpaksa kembali dari pertempuran yang panjang, banyak yang mengalami trauma psikologis serius.

Perselisihan wajib militer juga memicu konflik internal yang tak bisa dianggap remeh. Warga Israel lebih luas tidak puas atas pengecualian atau perlakuan khusus bagi kelompok Yahudi ultra-Ortodoks setelah pengerahan pasukan cadangan ke medan perang.

Selain itu laporan menyoroti isolasi internasional terhadap Israel yang semakin meningkat, termasuk terkikisnya dukungan dari AS, sebagai faktor yang bisa memperdalam ketidakstabilan di dalam negeri.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut