Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tutup Selat Hormuz, Iran: AS Rakus Minyak!
Advertisement . Scroll to see content

Nah, Tentara AS Didoktrin Perang Melawan Iran Jalan Menuju Armagedon Perang Akhir Zaman

Rabu, 04 Maret 2026 - 19:04:00 WIB
Nah, Tentara AS Didoktrin Perang Melawan Iran Jalan Menuju Armagedon Perang Akhir Zaman
Ilustrasi personel militer AS mengungkap doktrinasi dari komandannya bahwa perang melawan Iran bertujuan membuka jalan menuju Armagedon (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Lembaga pengawas Yayasan Kebebasan Beragama Militer (MRFF) Amerika Serikat (AS) mendapat laporan mengejutkan. Personel militer AS di semua kesatuan mendapat pemberitahuan dari komandan masing-masing bahwa perang gabungan bersama Israel melawan Iran bertujuan memicu perang Armagedon sebagaimana disebutkan dalam Alkitab.

MRFF merupakan organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memastikan kebebasan beragama bagi anggota militer AS.

“Komandan kami memberi pengarahan status kesiapan tempur dengan mendesak kami untuk tidak ‘takut’ terhadap apa yang terjadi dengan operasi tempur di Iran saat ini,” kata seorang personel militer AS, dalam keluhannya melalui email kepada MRFF, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (4/3/2026).

“Dia mendesak kami untuk memberi tahu pasukan bahwa ini ‘semua bagian dari rencana Tuhan’ dan dia secara khusus merujuk banyak kutipan dari Kitab Wahyu merujuk pada Armagedon dan kedatangan Yesus Kristus."

Personel militer tersebut juga mengatakan dia menulis pesan itu atas nama dirinya dan 15 anggota unit lain, termasuk setidaknya 10 beragama Kristen.

Mereka ditempatkan di wilayah konflik tersebut dalam fungsi "dukungan siaga". 

Anggota lainnya diidentifikasi sebagai satu orang Yahudi dan seorang Muslim. Agama dari tiga personel lain tidak diketahui.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut