Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Nah! Wali Kota Washington DC Tak Terima Kepolisian Diambil Alih Trump

Selasa, 12 Agustus 2025 - 10:45:00 WIB
Nah! Wali Kota Washington DC Tak Terima Kepolisian Diambil Alih Trump
Wali Kota Washington DC Muriel Bowser menetang keputusan Donald Trump yang mengambil alih kendali Departemen Kepolisian Metropolitan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Wali Kota Washington DC Muriel Bowser menetang keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengambil alih kendali Departemen Kepolisian Metropolitan di bawah kendali federal.

Bowser menyebut tindakan itu sangat mengganggu dan belum pernah terjadi sebelumnya.

"Meskipun tindakan ini meresahkan dan belum pernah terjadi sebelumnya, saya belum bisa menyampaikan itu... Kami benar-benar terkejut," kata Bowser, kepada wartawan mengomentari keputusan Trump, dikutip Selasa (12/8/2025).

Dia meyakinkan warga Washington DC bahwa kepolisian akan melayani mereka dengan penuh kebanggaan serta segenap kemampuan yang ada. 

"Anak-anak kita akan mulai bersekolah pada 25 Agustus dan kita akan bekerja sama dengan pemerintah federal untuk melakukan hal-hal yang seharusnya mereka lakukan untuk kota ini," ujarnya.

Ini bukan kali pertama Trump memperlakukan Washington DC seenaknya. Saat masa jabatan pertama sebagai presiden AS, bersamaan dengan pandemi Covid-19, Trump mengkritik cara pemerintah kota dalam menekan lonjakan kasus infeksi hingga pemerintah federal mengambil tindakan sepihak.

Bowser mengakui ada lonjakan kasus kejahatan pascapandemi, namun para pemimpin kota telah bertindak cepat untuk menanganinya, seperti mengesahkan aturan baru serta berbagai upaya lain untuk menekan kejahatan dengan kekerasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut