Najib Razak Buka-bukaan soal Hubungannya dengan Mahathir Mohamad
KUALA LUMPUR, iNews.id - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memaparkan alasan mengapa hubungannya dengan Mahathir Mohamad merenggang. Skandal penyalahgunaan dana 1MDB ini merupakan salah satunya.
Hal itu diungkapkan Najib dalam wawancara dengan Malaysiakini beberapa waktu lalu. Menurut dia, sebagaimana dikutip kembali oleh The Star, Mahathir tak suka dengan beberapa proyek dan kebijakannya.
"Di tahap awal setelah saya menjadi perdana menteri, sekitar tahun 2009 dan bahkan setelah pemilu ke-13 (tahun 2013), hubungan kami masih baik," kata Najib.
Setelah itu, hubungan keduanya berubah. Mahathir mulai marah karena Najib menolak memenuhi beberapa permintaan Mahathir.
Najib mengatakan, hal pertama yang diminta Mahathir adalah proyek perbaikan jembatan yang bengkok, jalan raya berbentuk S enam jalur untuk menggantikan akses dari Johor Baru ke Singapura. Namun Najib tidak menyetujui permintaan itu.
"Proyek itu dibatalkan oleh Pak Lah (mantan Perdana Menteri Abdullah). Akan sulit bagi saya untuk menjelaskan ke publik jika kami memulai lagi proyek itu, apalagi setelah uang kompensansi yang besar dibayar untuk pembatalan ini," ujarnya.
Permintaan lain yang ditolak, kata Najib, Mahathir meminta dana untuk pembangunan di Langkawi.
Meskipun sebagian permintaan itu dipenuhi, lanjut Najib, tapi Mahathir tetap tidak suka dengannya.
"Dia masih tak suka mengenai hal-hal lain seperti 1Malaysia (1MDB). Dia juga tak senang dengan jet (pesawat). Jet itu dibeli oleh Pak Lah. Tapi saya mencatat, sampai hari ini, (Mahathir) masih menggunakannya," tuturnya.
Hal lain, masih kata Najib, Mahathir tak suka soal pengapusan undang-undang keamanan dalam negeri (Internal Security Act/ISA), pencabutan Perlengkapan Perang Darurat, soal proyek mobil nasional Proton, dan penerapan upah minimum.
Editor: Anton Suhartono