Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dubes AS Sebut Israel Berhak atas Timur Tengah, Negara-Negara Arab dan Muslim Murka
Advertisement . Scroll to see content

Negara Barat Ramai-Ramai Akui Negara Palestina, Apa Dampaknya?

Senin, 22 September 2025 - 10:19:00 WIB
Negara Barat Ramai-Ramai Akui Negara Palestina, Apa Dampaknya?
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkap 10 negara akan mengakui negara Palestina selama Sidang Majelis Umum PBB Ke-80 (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal, Minggu (21/9/2025), mendeklarasikan pengakuan negara Palestina. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkap total 10 negara akan mengakui negara Palestina selama Sidang Majelis Umum PBB yang berlangsung di New York pekan ini.

Lantas, apa dampak dari pengakuan terhadap negara Palestina tersebut di PBB?

Jika negara-negara anggota PBB memberikan suara mendukung Palestina sebagai negara, maka akan dipandang sebagai tonggak diplomatik dan politik yang bisa meningkatkan tekanan internasional terhadap Israel.

Pengakuan ini menandakan dukungan politik bagi kedaulatan Palestina dan memperkuat dorongan untuk solusi dua negara. 

Palestina saat ini memegang status "negara pengamat non-anggota" di PBB yang diberikan sejak 2012. Namun pengakuan oleh Majelis Umum PBB bisa membangun momentum bagi Palestina untuk mengajukan keanggotaan penuh di PBB, meski hal itu memerlukan persetujuan Dewan Keamanan, yang sudah pasti akan di-veto Amerika Serikat.

Pengakuan ini juga bisa memperkuat posisi Palestina di lembaga-lembaga internasional, seperti Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dengan memperkuat klaim kenegaraan dan legitimasinya dalam menangani kasus-kasus terkait penjajahan dan kejahatan perang. 

Selain itu, negara-negara yang mengakui Palestina bisa mendirikan atau meningkatkan status misi diplomatik, bantuan, maupun dukungan politik.

Meski demikian, pengakuan tersebut tidak secara otomatis menempatkan Palestina sebagai negara yang berfungsi penuh.

Pengakuan tersebut tidak mengubah realitas di lapangan. Israel tetap mempertahankan kendali militer atas Tepi Barat yang diduduki, di mana negara Yahudi itu terus memperluas permukiman di tanah Palestina. 

Israel juga memberlakukan blokade terhadap Gaza serta melakukan praktik genosida yang telah menewaskan puluhan ribu orang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut