Ngeri, Harimau Masuk Toilet Terkam Pria hingga Tewas
MOSKOW, iNews.id - Seekor harimau menerkam seorang pria di Rusia. Korban, Mikhail Shabaldin (41) yang juga penebang hutan, sedang berada di toilet di Khabarovsk, wilayah yang berbatasan dengan China, saat diserang lalu diseret ke dalam hutan.
Potongan pakaian, tisu toilet, serta jejak kaki harimau ditemukan di lokasi. Potongan kecil tubuh korban juga ditemukan, memicu ketakutan warga desa bahwa harimau bisa kembali suatu waktu.
Saat itu Shabaldin tak berada di kantor, melainkan di dekat lokasi penebangan wilayah Khabarovsk pada malam hari.
Petugas dan warga sekitar melakukan pencarian untuk mencarai potongan tubuh lebih besar, meskipun mereka ragu bisa mendapatinya.
"Dia dibunuh oleh harimau, ini fakta," kata seorang rekan kerja korban, dikutip dari Daily Star, Senin (23/8/2021).
Banyak pekerja penebang kayu di wilayah itu khawatir bertemu hewan predator, apalagi mereka tak dibekali senjata api untuk melindungi diri.
"Harimau sering terlihat di sana. Semua orang tahu tentang itu," ujarnya.
Sementara itu Direktur Pusat Harimau Amur Sergey Aramilev mengatakan, hewan karnovora tersebut umumnya menjauhi manusia. Ini yang menjadi pertanyaan besar mengapa harimau menyerang Shabaldin.
“Biasanya harimau mencoba melewati habitat manusia. Meskipun predator adalah raja, dia takut pada manusia. Kelaparan, provokasi, lemahnya kondisi akibat penyakit atau terluka mungkin memaksa binatang itu menyerang manusia," kata dia.
Dugaan sementara harimau Amur itu dalam kondisi lapar atau menyerang untuk memberi makan kepada anaknya. Penyelidikan penuh melibatkan petugas satwa masih berlangsung untuk mengungkap kejadian sebenarnya, seihingga warga lain bisa terhindari dari petaka.
Harimau Amur biasa memangsa satwa liar dan manusia di Rusia, China, dan Korea Utara. Populasinya diperkirakan tersisa sekitar 700 ekor di alam liar. Namun jumlahnya terus bertambah dampak dari konservasi oleh otoritas Rusia dan China.
Editor: Anton Suhartono