Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
BEIRUT, iNews.id - Iran memberi sinyal akan menutup Selat Bab Al Mandab, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Jika langkah itu benar-benar dilakukan, harga minyak dunia diperkirakan bisa melonjak hingga 200 dolar AS per barel.
Ancaman tersebut muncul seiring rencana Iran bekerja sama dengan kelompok Houthi di Yaman untuk menekan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Penutupan Bab Al Mandab juga berpotensi membuka front baru dalam konflik kawasan sekaligus mengganggu dua jalur pasokan energi terpenting di dunia, yakni Selat Hormuz dan Bab Al Mandab.
Seorang pejabat senior Houthi menegaskan militernya siap menutup Selat Bab Al Mandab apabila Arab Saudi terus melancarkan serangan ke Yaman. Menurutnya, langkah tersebut akan memicu lonjakan tajam harga minyak dunia.
"Jika situasi saat ini memburuk, Selat Bab Al Mandab dan Selat Hormuz akan ditutup dalam aliansi operasional. Harga minyak kemudian akan meroket hingga 200 dolar per barel, guncangan yang mengerikan," kata anggota biro politik Houthi, Mohammed Al Farah, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (15/7/2026).
Al Farah menuduh AS menghasut Arab Saudi untuk terus menyerang Yaman. Dia menegaskan provokasi semacam itu tidak akan memberikan keuntungan bagi Washington.