Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kim Jong Un Murka, Pecat Wakil Perdana Menteri Korut saat Resmikan Pabrik
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Korea Utara Bisa Produksi 20 Senjata Nuklir Setiap Tahun

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:08:00 WIB
Ngeri! Korea Utara Bisa Produksi 20 Senjata Nuklir Setiap Tahun
Presiden Korsel Lee Jae Myung menyebut Korut terus memproduksi bahan baku senjata nuklir (Foto: KCNA)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung menyebut Korea Utara (Korut) terus memproduksi bahan baku senjata nuklir. Dari material tersebut, Korut sanggup memproduksi 10 sampai 20 senjata nuklir setiap tahun.

Oleh karena itu, Lee mendesak pendekatan pragmatis guna mencegah program nuklir ambisius Korut tersebut.

"Material nuklir yang mampu memproduksi 10 hingga 20 senjata nuklir per tahun terus diproduksi (di Korea Utara) dan teknologi rudal balistik antarbenua (ICBM) masih terus berkembang," ujarnya.

Dia lalu menyebut kembali solusi peta jalan tiga fase untuk melucuti program nuklir Korut sebagau pendekatan yang realistis.

"Akan bermanfaat jika tidak ada material nuklir tambahan yang diproduksi, jika material tersebut tidak ditransfer ke luar negeri, dan jika teknologi ICBM tidak lagi dikembangkan," kata Lee.

Negosiasi yang realistis dengan Korut harus diupayakan guna menghentikan program berbahaya tersebut.

Lee juga berjanji melakukan langkah-langkah untuk memulihkan perjanjian militer yang ditandatangani pada 2018 antara Presiden Moon Jae In dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un.

Perjanjian yang bertujuan untuk mencegah bentrokan militer seraya membangun kepercayaan itu tak berlaku lagi sejak 2024 di tengah meningkatnya ketegangan.

Dia juga berjanji memperbarui upaya diplomatik guna memulai kembali pembicaraan kedua negara yang terhenti, termasuk melibatkan Amerika Serikat.

Sejak menjabat pada tahun lalu, Lee berupaya memulihkan hubungan dengan Korut, namun sejauh ini belum ada respons dari Korut. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut