Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri, Separuh Tentara Rusia di Perbatasan Ukraina dalam Posisi Siap Perang

Sabtu, 19 Februari 2022 - 13:51:00 WIB
Ngeri, Separuh Tentara Rusia di Perbatasan Ukraina dalam Posisi Siap Perang
Sebanyak 40-50 persen tentara Rusia yang ada di perbatasan Ukraina sudah dalam posisi siap menyerang. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Sebanyak 40-50 persen tentara Rusia yang ada di perbatasan Ukraina sudah dalam posisi siap menyerang

Hal ini disampaikan seorang pejabat pertahanan AS yang tak disebut namanya, Jumat (19/2/2022). Dia mengatakan, ada sekitar 150.000 tentara Rusia di perbatasan, termasuk sekitar 125 kelompok taktis batalyon.

Dilansir dari Reuters, negara-negara Barat khawatir Rusia menginvasi Ukraina dalam skala yang tidak terlihat di Eropa, setidaknya sejak perang Yugoslavia dan Chechnya pada 1990-an. Perang pada saat itu menewaskan ratusan ribu orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi.

Persentase pasukan dalam posisi serangan lebih tinggi dari yang diketahui sebelumnya. Itu menunjukkan unit-unit Rusia itu dapat menyerang Ukraina dengan sedikit atau tanpa peringatan.

Namun, pejabat itu tidak memberikan bukti atas penilaian tersebut. Dia juga tidak merinci apakah posisi serangan berada di perbatasan dengan Ukraina atau di bagian timur Ukraina yang dikuasai separatis.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk menyerang Ukraina. Hal itu berdasarkan penilaian intelijen AS. 

"Sampai saat ini saya yakin dia telah membuat keputusan (untuk menyerang). Kami memiliki alasan untuk mempercayai itu," kata Biden kepada wartawan di Washington.

Gedung Putih mengatakan, pendapat Biden ini muncul setelah panggilan telepon dengan sejumlah pemimpin negara di antaranya Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Rumania, Inggris, Uni Eropa dan NATO.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut