Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo bakal Jadi Pembicara World Economi Forum di Swiss yang Dihadiri Trump
Advertisement . Scroll to see content

Ngotot Rebut Greenland, Trump Sebut Denmark Tak Bisa Berbuat Banyak Lawan Rusia

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:05:00 WIB
Ngotot Rebut Greenland, Trump Sebut Denmark Tak Bisa Berbuat Banyak Lawan Rusia
Donald Trump akan mengambil tindakan tegas untuk menghapus ancaman Rusia di Greenland (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengambil tindakan tegas untuk menghapus ancaman Rusia di Greenland. Dia menyebut Denmark gagal melakukan upaya untuk menangkal ancaman tersebut padahal sudah lama diperingatkan.

"NATO telah memberi tahu Denmark, selama 20 tahun, bahwa 'Anda harus menyingkirkan ancaman Rusia dari Greenland'. Sayangnya, Denmark tidak bisa berbuat apa pun. Sekarang saatnya, dan itu akan dilakukan," kata Trump, dalam posting-an di media sosial Truth Social, dikutip Senin (19/1/2026).

Komentar itu disampaikan setelah Trump berbicara dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte melalui telepon, membahas situasi keamanan di Greenland dan Arktik. 

Rutte mengatakan, NATO dan Trump akan terus bekerja sama membahas ancaman Rusia.

"Saya berharap bisa bertemu dengannya (Trump) di Davos (Swiss) akhir pekan ini," ujarnya.

Greenland, wilayah otonom dari Denmark, telah lama menarik minat AS karena lokasinya yang strategis serta sumber daya mineral yang melimpah. Kondisi itu memicu kekhawatiran tentang meningkatnya aktivitas Rusia dan China.

Trump pada Sabtu lalu menghukum delapan negara Eropa yang mencegahnya merebut Greenland dengan mengenakan tarif 10 persen. Delapan negara itu adalah Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. 

Tarif masuk 10 persen mulai berlaku pada 1 Februari dan akan dinaikkan menjadi 25 persen pada 1 Juni sampai AS berhasil merebut Greenland.

Setelah itu, delapan negara Eropa mengeluarkan pernyataan bersama, mengecam ancaman AS dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap keamanan Arktik.

Sementara itu, Rusia pekan lalu menegaskan status hukum Greenland sebagai bagian dari Denmark. Disebutkan situasi terkini di pulau raksasa Arktik itu sebagai "sangat kontroversial."

"Kami berangkat dari pemahaman bahwa Greenland adalah wilayah Kerajaan Denmark," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut