Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Nyamuk Terbesar di Dunia Akan Dipamerkan Bulan Depan

Jumat, 27 April 2018 - 05:21:00 WIB
Nyamuk Terbesar di Dunia Akan Dipamerkan Bulan Depan
Nyamuk terbesar di dunia temuan Zhao (Foto: SCMP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.idNyamuk terbesar di dunia yang ditemukan di China akan dipamerkan di museum mulai Mei mendatang. Nyamuk itu dibunuh dan diawetkan untuk penelitian.

Nyamuk raksasa itu ditemukan oleh ahli serangga Zhao Li saat meneliti di hutan pegunungan Qingcheng, Provinsi Sichuan, Agustus 2017. Zhao meneliti temuannya itu selama beberapa bulan untuk memastikannya sebagai nyamuk terbesar di dunia, sebelum diumumkan ke publik baru-baru ini.

Nyamuk ini memiliki panjang tubuh lima sentimeter dan bentang sayap 11,5 cm. Ukuran itu 10 kali lebih panjang dibandingkan nyamuk pada umumnya. Bahkan, kata Zhao, nyamuk itu lebih panjang 30 persen dibandingkan spesiesnya, yakni Holorusia Mikado dari keluarga Tipulidae. Nyamuk terbesar sebelumnya memilik bentang sayap 8 cm ditemukan di Jepang pada 1876.

"Hingga awal tahun ini saya baru bisa memastikan ini adalah nyamuk terbesar yang ditemukan," kata pria yang juga menjabat Direktur Museum Serangga China Barat di Chengdu itu, seperti dikutip dari South China Morning Post, Kamis (26/4/2018).

Dia menangkap nyamuk itu lalu dibekukan untuk dijadikan bahan percobaan. "Kedengarannya memang kejam, tapi bagi serangga, ini kematian yang tidak menyakitkan," kata dia.

Permasalahan sempat muncul setelah ada pihak yang menyebut serangga itu bukan nyamuk, melainkan sejenis crane fly. Zhao lalu menjelaskan crane fly merupakan sebutan lain dari nyamuk dalam bahasa Inggris. Hanya saja ada perbedaan antara keduanya, yakni nyamuk biasa mengisap darah, sedangkan crane fly memakan larva.

Nyamuk itu akan dipamerkan di museum bersama serangga-serangga aneh lainnya, bulan depan. Museum Serangga China Barat mengoleksi 700.000 serangga dari 40 negara, menjadikannya sebagai kolektor insect terbesar di Asia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut