Oposisi Venezuela Juan Guaido 'Kudeta' Maduro, Militer Menolak
KARAKAS, iNews.id - Puluhan ribu warga Venezuela tumpah ke jalanan di Kota Karakas, Rabu (23/1/2019), sebagai bentuk dukungan atas deklarasi pengambilalihan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro oleh tokoh oposisi yang juga pemimpin parlemen Juan Guaido.
Guadiao memproklamirkan diri sebagai presiden sementara dalam aksi unjuk rasa menentang pemerintahan Maduro. Aksi ini sudah digelar sejak beberapa pekan dan memakan setidaknya 13 korban jiwa.
"Kita tahu bahwa ini memiliki konsekuensi. Kita juga tahu apa yang penting untuk membuat kita bisa tetap berada di jalanan Venezuela sampai kita mencapai demokrasi. Kita tak akan membiarkan gerakan yang penuh harapan dan kekuatan nasional ini dikendurkan," kata Guaido, kepada massa,” dikutip dari AFP, Kamis (24/1/2019).
Sementara itu militer Venezuela menolak klaim Guaido itu dan menyebut pemerintahan sah masih dipegang Maduro.
Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino mengatakan, tentara nasional tak akan menerima langkah inkonstitusional yang dilakukan untuk merebut kekuasaan.
"Tentara nasional tidak menerima presiden yang dipaksakan oleh kepentingan tidak jelas atau seseorang yang memproklamirkan diri di luar hukum," kata Padrino, di Twitter.
Dia menegaskan angkatan bersenjata Venezuela akan membela konstitusi sebagai pedoman dan penjamin kedaulatan nasional.
Editor: Anton Suhartono