Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel
Advertisement . Scroll to see content

Pakai Dana untuk Botox dan Tato, Eks Bos Serikat Buruh Australia Dibui

Kamis, 21 Juni 2018 - 13:45:00 WIB
Pakai Dana untuk Botox dan Tato, Eks Bos Serikat Buruh Australia Dibui
Mantan bos serikat buruh di New South Wales, Derrick Belan, dihukum empat tahun penjara karena menyalahgunakan dana. (Foto: ABC News)
Advertisement . Scroll to see content

SYDNEY, iNews.id - Seorang mantan pengurus serikat buruh di Negara Bagian New South Wales, Australia, dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena menghabiskan dana serikat buruh sekitar Rp6,5 miliar untuk mempercantik diri.

Derrick Belan (47) menyalahgunakan dana buruh untuk membuat tato, perawatan botox, membeli mobil dan motor, serta pesiar dengan kapal.

Dalam sidang pada Maret lalu, Belan dinyatakan bersalah atas 60 tuduhan termasuk secara tidak jujur mengambil keuntungan dan berpartisipasi dalma kegiatan kriminal dalam kelompok bersama seorang kontraktor dan pekerja pembukuan.

Dalam sidang di Pengadilan Lokal di Parramatta, diungkapkan Belan secara sengaja menyalahgunaan dana serikat buruh dari tahun 2010 hingga 2015 dengan menggunakan kartu kredit bagi kegiatan pribadi dan juga membuat kuitansi palsu.

Pengacara Belan sebelumnya mengklaim tak ada satu sen pun dana yang digunakan atau diambil secara tidak sah oleh kliennya. Namun Hakim Elizabeth Ellis menebut Belan terbukti menggunakan dana buruh untuk membuat tato, perawatan botox, berpesiar, penyewaan, dan membeli mobil dan motor.

"Saya menolak apa yang disampaikan bahwa dia tidak memiliki pengetahuan mengenai penyalahgunaan dana serikat buruh, " kata Ellis.

"Penyelidikan yang dilakukan dengan dokumen yang ada menunjukkan ini semua adalah inisiatif Belan, yang diketahuinya, yang diperintahkannya, dan dia mendapat manfaat dari serangkaian penipuan yang dilakukannya," tambah Ellis.

Kasus ini pertama kali terbongkar pada pada akhir 2015 dan Belan didakwa pada 2016. Dia akan memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat pada Maret 2021.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut