Palestina Butuh Bantuan Pasokan Medis untuk Lawan Corona

Antara ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 22:01 WIB
Palestina Butuh Bantuan Pasokan Medis untuk Lawan Corona

Warga Palestina mengibarkan bendera negara mereka (ilustrasi). (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.idPalestina kekurangan pasokan medis, termasuk alat uji untuk memerangi penyebaran virus corona (Covid-19). Karena itu, Otoritas Palestina (PA) meminta bantuan kepada sejumlah negara untuk memenuhi kekurangan itu.

“Terjadi krisis parah pasokan medis, termasuk alat uji dan perlengkapan, untuk melawan virus corona di wilayah Palestina,” kata Menteri Urusan Sipil Palestina, Hussein al-Sheikh, melalui pernyataan singkat yang dikutip Xinhua, Kamis (26/3/2020).

“Upaya intensif dilakukan dengan menghubungi sejumlah negara untuk mengirim alat uji yang diperlukan ke Palestina,” ujarnya.

Pada hari yang sama, Otoritas Palestina juga mengumumkan bahwa jumlah penduduk terinfeksi Covid-19 di negara itu bertambah menjadi 86 orang.

Sebelumya, kegiatan ibadah salat di kompleks Masjid al-Aqsa Yerusalem ditiadakan terhitung mulai Senin (23/3/2020) lalu sampai pemberitahuan lebih lanjut untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pintu-pintu Masjid al-Aqsa dan Masjid Kubah Batu atau Qubbat al-Sakhrah (Dome of Rock) sudah ditutup. Kendati demikian, para jamaah masih bisa berkumpul di daerah terbuka di puncak bukit suci itu, yang dikenal sebagai Tanah Suci yang Mulia bagi umat Islam dan Kuil Gunung bagi orang-orang Yahudi.

“Diputuskan untuk menunda kedatangan jamaah untuk salat melalui semua gerbang ke Masjid al-Aqsa mulai Senin,” demikian bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Yordania, yang bertindak sebagai penjaga situs suci Islam di Yerusalem.


Editor : Ahmad Islamy Jamil