Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!
Advertisement . Scroll to see content

Panas! Iran Akan Usir Atase Pertahanan Negara-Negara Uni Eropa

Senin, 02 Februari 2026 - 07:45:00 WIB
Panas! Iran Akan Usir Atase Pertahanan Negara-Negara Uni Eropa
Iran mempertimbangkan langkah ekstrem dengan mengusir atase pertahanan negara-negara Uni Eropa (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNews.id - Hubungan Iran dan Uni Eropa kian memanas. Teheran kini mempertimbangkan langkah ekstrem dengan mengusir atase pertahanan negara-negara Uni Eropa sebagai balasan atas penetapan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, Iran tidak akan tinggal diam menghadapi keputusan Uni Eropa tersebut. 

Dia mengungkapkan komisi keamanan nasional parlemen Iran segera membahas langkah konkret berupa pengusiran atase militer negara-negara Uni Eropa. Pembahasan itu akan ditindaklanjuti bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran dalam waktu dekat.

Ghalibaf sebelumnya mengecam keras penetapan IRGC sebagai kelompok teroris oleh Uni Eropa. Dia menuduh keputusan itu bukan murni sikap Eropa, melainkan pesanan Amerika Serikat (AS).

“Dengan berusaha menyerang Garda Revolusi, orang-orang Eropa sebenarnya menembak kaki mereka sendiri dan sekali lagi membuat keputusan yang bertentangan dengan kepentingan rakyatnya dengan membabi buta mengikuti keinginan Amerika,” kata Ghalibaf, dalam pidato di parlemen, dikutip dari Reuters, Senin (2/2/2026).

Sebagai simbol perlawanan, Ghalibaf bersama anggota parlemen Iran bahkan mengenakan seragam IRGC saat sidang berlangsung. Aksi tersebut menjadi pesan politik keras bahwa parlemen berdiri penuh di belakang pasukan elite Iran itu.

Ghalibaf menegaskan, berdasarkan Pasal 7 undang-undang tentang tindakan pembalasan atas penetapan IRGC sebagai organisasi teroris, militer negara-negara Uni Eropa akan dimasukkan dalam daftar kelompok teroris oleh Teheran.

Ancaman ini menandai eskalasi serius dalam hubungan Iran, Eropa, yang selama ini relatif lebih terbuka dibandingkan hubungan Teheran dengan Washington.

IRGC dibentuk setelah Revolusi Islam 1979 untuk melindungi sistem pemerintahan ulama Syiah di Iran. Seiring waktu, pasukan elite ini berkembang menjadi kekuatan dominan yang memiliki pengaruh besar terhadap militer dan perekonomian Iran.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut