Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Senin, 06 November 2017 - 12:26:00 WIB
Pangeran Arab Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Pangeran Mansour bin Muqrin (Foto: Daily Star)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id – Sebuah helikopter yang dinaiki pejabat negara termasuk seorang pangeran Arab Saudi jatuh dekat perbatasan dengan Yaman. Delapan orang diduga kuat tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Minggu 5 November 2017 itu.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menjelaskan, helikopter jatuh di Provinsi Asir. Rombongan dalam perjalanan meninjau proyek lokal di dekat Abha, sekitar 830 kilometer barat daya Riyadh.

Tidak diketahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut, proses pencarian bangkai helikopter masih dilakukan hingga Senin pagi waktu setempat.

Pihak Houthi di Yaman yang tengah berperang dengan Arab Saudi dan sekutunya juga tidak memberikan keterangan apa pun. Diduga kecelakaan terjadi bukan karena termbakan dari pihak Houthi.

Pangeran yang berada di helikopter tersebut adalah Mansour bin Muqrin. Dia menjabat sebagai deputi Gubernur Asir. Mansour merupakan anak dari Pangeran Muqrin bin Abdulaziz, mantan direktur badan intelijen yang juga pernah menjadi putra mahkota. Gelar putra mahkota Pangeran Muqrin lalu diganti oleh kakak tirinya Raja Salman pada April 2015. Lalu Raja Salman memilih Mohammed bin Salman sebagai putra mahkota.

Sebelum kejadian ini, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melakukan bersih-bersih pemerintahan. Pada Sabtu 4 November, Raja Salman mengumumkan perombakan kabinet dengan mengganti dua menteri sekaligus, yakni menteri perkonomian dan perencanaan serta menteri/kepala Garda Nasional. Raja Salman juga membentuk komite antikorupsi yang dikepalai oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Perombakan itu dilakukan terkait dengan pengungkapan kasus korupsi. Ada 11 pangeran serta empat menteri dan puluhan mantan pejabat yang ditahan. Satu di antara pangeran yang ditahan adalah Alwaleed bin Talal, pengusaha yang masuk dalam daftar 100 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes.

Menteri Garda Nasional Pangeran Miteb bin Abdullah digantikan oleh Khaled bin Ayyaf. Lalu Menteri Perekonomian dan Perencanaan Adel Fakieh digantikan oleh deputinya, Mohammed Al Tuwaijri.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut