Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pangeran Harry-Meghan Bakal Pulang ke Inggris, Ini Komentar Raja Charles
Advertisement . Scroll to see content

Pangeran Harry Akhirnya Buka Suara soal Pulang ke Inggris, Ini Pengakuannya! 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:32:00 WIB
Pangeran Harry Akhirnya Buka Suara soal Pulang ke Inggris, Ini Pengakuannya! 
Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan akan pindah ke Inggris. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.idPangeran Harry akhirnya buka suara di tengah kabar mengejutkan soal rencana kepulangannya ke Inggris bersama Meghan Markle dan kedua anak mereka, Prince Archie serta Princess Lilibet.

Namun, alih-alih membahas rencana tersebut, Duke of Sussex justru memilih berbicara mengenai veteran militer, kepemimpinan, hingga tantangan politik dan teknologi. Simak informasi selengkapnya.

Harry menyampaikan pernyataan itu saat bertemu dengan para veteran Amerika Serikat dan pejabat pertahanan di Washington pada Rabu (19/8/2026) waktu setempat. 

Dalam acara yang digelar The Independence Fund, organisasi yang membantu veteran dengan luka serius, Harry menyoroti pentingnya menghargai pengalaman para mantan anggota militer.

"Dunia membutuhkan banyak pahlawan," kata Pangeran Harry, dikutip Express, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, persoalannya bukan menciptakan lebih banyak pahlawan karena para pahlawan sudah ada di tengah masyarakat. Yang lebih penting adalah bagaimana pengalaman dan keahlian mereka dihargai setelah meninggalkan dunia militer.

"Itu bukan tentang menciptakan banyak pahlawan, karena mereka sudah ada di antara kita. Ini tentang menghargai pengalaman dan keahlian mereka," ujar Pangeran Harry.

Harry yang pernah bertugas di Angkatan Darat Inggris juga menilai banyak keterampilan yang dimiliki personel militer belum dimanfaatkan secara maksimal ketika mereka memasuki kehidupan sipil.

Ia bahkan mengaku tengah mempertimbangkan sebuah solusi komersial yang dapat membantu para mantan anggota militer mendapatkan penghargaan yang lebih layak atas kemampuan mereka.

Harry ingin pendekatan tersebut tidak sekadar mengandalkan kontribusi sukarela dari para veteran, tetapi memberikan nilai ekonomi atas pengalaman dan keahlian yang mereka miliki.

Soroti Politik hingga Teknologi

Dalam wawancara dengan Associated Press, Harry juga berbicara mengenai pentingnya kepemimpinan moral. Ia mengaku prihatin dengan perkembangan politik dan teknologi yang menurutnya kini berdampak sangat luas terhadap kehidupan masyarakat.

Harry menilai keputusan besar yang memengaruhi dunia tidak seharusnya hanya berada di tangan kelompok kecil.

"Apa yang kita butuhkan generasi muda yang mau menjadi pemimpin dan melihat dunia dengan cara berbeda," kata Pangeran Harry.

Ia kemudian melontarkan komentar mengenai gaya kepemimpinan yang dianggapnya terlalu agresif.

"Dan menurut saya, kadar testosteron yang sedikit lebih rendah mungkin juga bisa membantu," kata Harry.

Pernyataan tersebut disampaikan Harry ketika sorotan publik tengah tertuju pada kehidupan pribadinya, khususnya mengenai kabar dirinya dan Meghan Markle akan kembali menetap di Inggris.

Harry dan Meghan Dikabarkan Kembali ke Inggris

Sebelumnya, muncul laporan bahwa Harry dan Meghan berencana kembali ke Inggris bersama kedua anak mereka, Archie dan Lilibet. Keduanya bahkan dikabarkan telah mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah Inggris.

Harry dan Meghan diperkirakan akan kembali ke Inggris pada akhir Agustus 2026.

Jika benar terjadi, kepulangan tersebut tentu menjadi sorotan mengingat Harry dan Meghan telah tinggal di Amerika Serikat sejak memutuskan mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris pada 2020.

Meski demikian, kepulangan mereka tidak akan mengubah status Harry dan Meghan sebagai individu privat serta anggota keluarga kerajaan yang tidak menjalankan tugas resmi kerajaan.

Sampai saat ini, juru bicara Harry dan Meghan juga belum memberikan komentar resmi mengenai kabar kepindahan tersebut.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut