Pangeran Harry Tuntut Media Inggris karena Dugaan Peretasan Telepon

Nathania Riris Michico ยท Minggu, 06 Oktober 2019 - 09:50 WIB
Pangeran Harry Tuntut Media Inggris karena Dugaan Peretasan Telepon

Pangeran Harry dan Meghan Markle saat berada di Afrika. (FOTO: COURTNEY AFRICA/AFP/Getty Images)

LONDON, iNews.id - Pangeran Harry, Duke of Sussex, menuntut penerbit surat kabar Inggris milik Rupert Murdock, The Sun dan The Daily Mirror. Langkah hukum ini dilakukan terkait adanya dugaan peretasan telepon.

Dilaporkan Reuters, Minggu (6/10/2019), langkah Duke of Sussex itu terjadi beberapa hari setelah dia dan istrinya, Meghan Markle, mengambil tindakan hukum terhadap sebuah surat kabar yang berbeda.

Harry merasa telah "diintimidasi" oleh beberapa media Inggris.

Harry merupakan salah satu sasaran dalam skandal peretasan telepon yang mengguncang kerajaan surat kabar Murdoch dan menyebabkan penutupan tabloid News of the World-nya pada 2011.

"Klaim telah diajukan atas nama Duke of Sussex di Pengadilan Tinggi mengenai intersepsi ilegal pesan suara," kata juru bicara Harry.

Namun dia menolak memberikan rincian lebih lanjut dari klaim tersebut.

Juru bicara News Group, penerbit The Sun, mengonfirmasi klaim yang sudah dikeluarkan Harry itu.


Editor : Nathania Riris Michico