Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhan Israel Sesumbar Hancurkan Iran sampai Kembali ke Zaman Batu, Incar Mojtaba 
Advertisement . Scroll to see content

Para Ahli dari 5 Negara Kekuatan Nuklir Berkumpul di New York, Bahas Apa?

Sabtu, 25 April 2026 - 10:01:00 WIB
 Para Ahli dari 5 Negara Kekuatan Nuklir Berkumpul di New York, Bahas Apa?
Para pakar dari 5 negara nuklir dunia (N5) berkumpul di New York, Amerika Serikat, pekan depan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Para pakar dari lima negara nuklir dunia (N5) berkumpul di New York, Amerika Serikat (AS), pekan depan. Mereka bertemu di sela Konferensi Peninjauan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) 2026.

Kepala delegasi Rusia, yang juga Duta Besar Berkuasa Penuh di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia, Andrey Belousov, mengatakan rencana pertemuan tersebut sedang dipersiapkan, termasuk agenda yang akan dibahas.

"Koordinasi terkait sedang berlangsung, tapi belum selesai," kata Belousov, seperti dikutip dari RIA Novosti, Sabtu (25/4/2026).

Dia melanjutkan, sebenarnya format N5 awalnya dibentuk untuk membahas isu-isu dalam agenda proses peninjauan NPT. Namun tak menutup kemungkinan bisa membahas isu lain.

“Oleh karena itu, Konferensi Peninjauan Perjanjian (NPT) merupakan platform alami untuk kontak antara lima kekuatan nuklir. Namun, negara-negara peserta dalam format ini mencapai pemahaman akhir tentang modalitas organisasi dan isi substantif dari kontak tersebut secara langsung sebelum acara terkait dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan dan realitas saat ini,” kata Belousov.

Konferensi Peninjauan NPT ke-11 akan diadakan di New York pada 27 April hingga 22 Mei.

N5 merupakan asosiasi informal negara-negara pemilik senjata nuklir, terdiri atas Rusia, China, Inggris Raya, Amerika Serikat, dan Prancis.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut