Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Israel Latihan Perang di Masjid Al Aqsa, Tutup Pintu Gerbang

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:13:00 WIB
Pasukan Israel Latihan Perang di Masjid Al Aqsa, Tutup Pintu Gerbang
Pasukan Israel menggelar latihan perang di Masjid Al Aqsa, Selasa (14/7). Selama latihan singkat tersebut, pasukan Zionis menutup pintu gerbang masjid (Foto: MEE)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Pasukan Israel menggelar latihan perang di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem Timur, Selasa (14/7/2026). Selama latihan singkat tersebut, pasukan Zionis menutup setidaknya satu pintu gerbang Al Aqsa.

Para pejabat Palestina mengatakan, pasukan Israel menutup Gerbang Raja Faisal, salah satu pintu masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa.

Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan, pasukan Israel menutup Gerbang Raja Faisal sepanjang latihan yakni sekitar 30 menit di dalam kompleks Masjid Al Aqsa.

Namun kantor berita resmi Palestina Wafa, mengutip sumber pejabat setempat, melaporkan pasukan Israel bukan hanya menutup satu pintu, melainkan seluruh gerbang masuk ke masjid tempat suci ketiga bagi umat Islam tersebut, saat melakukan latihan militer.

Pasukan Israel memperketat pembatasan di gerbang-gerbang lain kompleks tersebut, mengganggu pergerakan jemaah yang masuk dan keluar dari lokasi.

Berdasarkan laporan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina, Minggu (12/7/2026), pasukan Israel melakukan 26 kali penyerbuan ke kompleks Masjid Al Aqsa sepanjang Juni.

Warga Palestina mengatakan, Israel mengintensifkan upaya Yahudisasi Yerusalem Timur, termasuk kompleks Masjid Al Aqsa serta menghapus identitas Arab dan Islam wilayah tersebut.

Warga Palestina menganggap Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan, sejalan dengan resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas kota tersebut pada 1967 atau aneksasi selanjutnya pada 1980.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut