Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius

Rabu, 06 Mei 2026 - 10:34:00 WIB
Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius
Ilustrsai pasukan Israel menyerang warga Kristen Palestina yang merayakan hari keagamaan di Betlehem, Tepi Barat, Selasa (5/5) malam (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEPI BARAT, iNews.id - Pasukan Israel menyerang warga Kristen Palestina yang merayakan hari keagamaan di Betlehem, Tepi Barat, Selasa (5/5/2026) malam. Mereka sedang melakukan ritual jalan kaki saat diserang pasukan Zionis.

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan, pasukan Israel menyerang ratusan warga yang merayakan Hari Santo Georgius di Kota Al Khader dengan menembakkan gas air mata dan granat kejut.

Komunitas Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan, petugas mengevakuasi setidaknya satu korban luka ke rumah sakit, setelah dipukuli di dalam Biara Santo Georgius.

Aktivis lokal, Ahmad Salah, mengatakan kepada Anadolu, ratusan orang berkumpul untuk perayaan yang juga dikenal sebagai Eid Al Khader atau Hari Raya Santo Georgius itu. Acara tersebut dihadiri penduduk desa dari komunitas Muslim dan Kristen dan dianggap sebagai acara musiman dan pariwisata penting bagi daerah tersebut.

Setiap tanggal 5-6 Mei, gereja-gereja yang mengikuti kalender Timur di Betlehem, Beit Sahour, dan Beit Jala, merayakan Hari Raya Santo Georgius dengan berdoa dan ibadah. Sebagian Muslim ikut berpartisipasi.

Ritual dimulai dengan jalan kaki tanpa alas dari rumah di Betlehem menuju biara milik Gereja Ortodoks Yunani yang dibangun pada 1600 dan dipugar pada 1912.

Dalam Kristen, Santo Georgius diyakini membunuh seekor naga yang kemudian menetap di desa yang sekarang menyandang namanya, setelah meninggalkan kota asalnya, Lod, yang saat ini berada di Israel tengah.

Insiden baru-baru ini, melibatkan serangan terhadap simbol-simbol Kristen dan para pendeta, menuai kritik terhadap Israel di komunitas Kristen seluruh dunia.

Di antara kasus terbaru adalah pasukan Israel menghancurkan patung Yesus Kristus di Lebanon selatan. Sebelumnya, polisi Israel mencegah Patriark Latin Yerusalem Pierbattista Pizzaballa mencapai Gereja Makam Suci di Yerusalem Timur selama Paskah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut