Pasukan Israel Tembak Mati 2 Pria Bersenjata Palestina di Tepi Barat
JENIN, iNews.id - Pasukan Israel membunuh dua pria bersenjata Palestina di Tepi Barat dalam sebuah pertempuran kecil yang dipicu serangan tentara.
Saksi mata seperti dilansir dari Reuters mengatakan, pada Sabtu (14/1/2023) pagi, pasukan Israel bentrok dengan pria bersenjata sebelum fajar dan melukai satu orang. Selanjutnya, dua pria bersenjata lainnya pergi bersamanya.
Setelah menurunkan korban luka bersama penduduk setempat, mobil pasukan Israel mengejarnya. Kedua pria bersenjata itu lantas ditembak mati.
Sementara itu, seorang juru bicara militer mengatakan, pasukan melepaskan tembakan ke mobil setelah ditembak. Tidak ada korban dari pihak Israel.
2 Warga Palestina Tewas Ditembak dalam 2 Insiden Berbeda
"Ada noda darah di dalam kendaraan, yang menabrak dinding selama insiden itu," katanya.
Jenin dan daerah-daerah sekitarnya telah menjadi target penyisiran militer yang intensif menyusul serentetan serangan jalanan di kota-kota Israel tahun lalu. Kekerasan semakin mengaburkan prospek dimulainya kembali pembicaraan damai yang disponsori AS yang terhenti pada tahun 2014.
Menteri Inggris Bakal Kunjungi Palestina, Beri Bantuan Kemanusiaan Rp69 Miliar
Kelompok militan Jihad Islam Palestina mengklaim dua orang tewas sebagai anggotanya. Salah satunya juga diklaim oleh Brigade Martir Al Aqsa, sebuah cabang bersenjata dari faksi Fatah Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Ratusan orang berbaris di pemakaman kedua pria di Kota Jaba, barat daya Jenin. Beberapa pria bersenjata yang menembakkan senapan ke udara dan mengancam akan balas dendam.
Israel Larang Pengibaran Bendera Palestina: Amnesty International: Tak Tahu Malu!
Seorang pria bersenjata Jihad Islam ketiga, yang terluka dalam baku tembak dengan tentara Israel awal Januari, juga diumumkan tewas pada hari Sabtu.
"Kami sangat berduka tapi kami akan membalas dua kali lebih keras," kata seorang pria bersenjata Jihad Islam bertopeng saat pemakaman di Jaba.
Infografis Menteri Keamanan Israel Larang Pengibaran Bendera Palestina
Menurut pejabat Palestina, dalam dua minggu pertama tahun 2023, 11 warga Palestina tewas dalam penggerebekan, termasuk tiga remaja. Tidak ada tentara Israel yang tewas dalam operasi tersebut.
Seorang warga Palestina yang menikam seorang pemukim Yahudi di Tepi Barat ditembak mati pekan lalu.
Editor: Umaya Khusniah