Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Kilang Minyak Bahrain Ikut Meledak
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Israel Tembak Mati Pria Palestina Usai Tabrakan Mobilnya ke Pos Pemeriksaan

Kamis, 26 November 2020 - 13:37:00 WIB
Pasukan Israel Tembak Mati Pria Palestina Usai Tabrakan Mobilnya ke Pos Pemeriksaan
Ilustrasi penembakan oleh tentara. (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

YERUSALEM, iNews.id - Pasukan keamanan Israel terpaksa menembak mati seorang pria Palestina setelah menabrakan mobil yang dikemudikannya ke pos pemeriksaan di pinggiran kota Yerusalem, Rabu (25/11/2020) waktu setempat.

Otoritas keamanan Israel menjelaskan kronologis insiden tersebut. Petugas jaga awalnya mencurigai pria Palestina yang mengendarai mobil hendak melewati pos perbatasan.

Saat diperiksa, pria tersebut menunjukkan gelagat mencurigakan dengan memperlihatkan dokumen identitas palsu, lalu berusaha kabur.

Polisi mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku, kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, pelaku meninggal dunia dalam perjalan karena luka-lukanya.

Pejabat Palestina belum mengeluarkan pernyataan resmi atas insiden tersebut.

"Kecuriagan muncul bahwa dokumen yang diberikan oleh pengemudi itu bukan miliknya dan dia tampaknya mencoba menyamar jadi orang lain," kata Polisi Israel dalam sebuah pernyataan dikutip dari Reuters, Kamis (26/11/2020).

"Saat pemeriksaan keamanan, tersangka mulai memacu kendaraannya dengan kencang, menabrak seorang polisi perbatasan yang berada di lokasi kejadia. Setelah itu, polisi dan petugas keamanan menembaki kendaraan tersebut," lanjutnya.

Warga Palestina sering tabrakan mobil ke fasilitas milik Israel

Ini bukan kali pertama insiden warga Palestina menabrakkan mobil ke sejumlah fasilitas milik Israel di Yerusalem dan Tepi Barat, aksi ini telah dilakukan sejak 2015 namun insiden seperti itu telah menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Perundingan perdamaian Israel-Palestina gagal pada 2014. Palestina ingin mendirikan negara di Yerusalem timur, Tepi Barat dan Jalur Gaza. Namun, sebagian besar di wilayah itu diduduki Israel setelah direbut dalam perang Timur Tengah 1967.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut