Pasukan Korea Utara dan Korea Selatan Baku Tembak di Wilayah Perbatasan

Ahmad Islamy Jamil ยท Minggu, 03 Mei 2020 - 11:48:00 WIB
Pasukan Korea Utara dan Korea Selatan Baku Tembak di Wilayah Perbatasan
Tentara Korea Selatan berpatroli di Zona Demiliterisasi yang memisahkan dua negara Korea. (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.idKorea Utara pada pagi tadi menembakkan beberapa tembakan ke arah selatan di Zona Demiliterisasi yang memisahkan negara itu dengan Korea Selatan. Tindakan itu mendorong pasukan Korea Selatan untuk melancarkan serangan balasan, menurut markas militer Seoul.

Peristiwa baku tembak yang langka ini terjadi hanya sehari setelah kemunculan kembali Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, ke publik. Sebelumnya, sudah hampir tiga pekan Kim Jong Un menghilang dari publik, memicu spekulasi kuat tentang memburuknya kondisi kesehatan pemimpin komunis itu.

Menurut laporan AFP, satu pos penjagaan Korea Selatan di wilayah perbatasan itu dihantam oleh beberapa tembakan dari Korea Utara. Militer Korea Selatan menyatakan, tidak ada korban dilaporkan di pihak mereka.

“Militer kami merespons dengan dua putaran tembakan dan pengumuman peringatan sesuai dengan manual kami,” ungkap Dewan Pimpinan Gabungan (JCS) Militer Korea Selatan, dalam pernyataan yang dikutip AFP, Minggu (3/5/2020).

JCS menyatakan, pihaknya sedang berkomunikasi dengan Pyongyang melalui hotline militer negara itu untuk menentukan penyebab insiden tadi pagi.

Dua negara Korea secara teknis tetap berperang setelah Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada 1953. Sejak itu, Zona Demiliterisasi antara Korea Utara dan Korea Selatan menjadi salah satu tempat yang paling dibentengi di muka bumi ini, penuh dengan ladang ranjau dan pagar kawat berduri.

Untuk meredakan ketegangan militer di perbatasan, dua negara serumpun itu pernah membuat kesepakatan antara Kim Jong Un dan Presiden Korsel Moon Jae-in pada pertemuan puncak di Pyongyang, September 2018. Akan, tetapi sebagian besar kesepakatan itu belum ditindaklanjuti oleh Korea Utara, setelah sebagian besar pejabat di Pyongyang memutus kontak dengan Seoul.

Editor : Ahmad Islamy Jamil