Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wapres AS JD Vance Bertengkar dengan Menlu Rubio gara-gara Ukraina?
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Rusia Bunuh Wakil Komandan Pasukan Nasionalis Ukraina

Senin, 11 April 2022 - 17:33:00 WIB
Pasukan Rusia Bunuh Wakil Komandan Pasukan Nasionalis Ukraina
Taras Bobanich tewas dalam misi pengintaian pasukan Rusia (Foto: Kemhan Rusia)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengumumkan seorang tokoh kelompok nasionalis Ukraina, Sektor Kanan, Taras Bobanich (33), terbunuh dalam operasi.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia, seperti dikutip dari RT, Senin (11/4/2022), menyatakan Bobanich dianggap bertanggung jawab di balik kematian ratusan warga sipil di Ukraina timur sejak perang pada 2014.

Menurut kemhan, sebuah tim pengintai membunuh Bobanich sekitar 5 km di sebelah selatan Kota Izium, wilayah Kharkov. Bobanich merupakan wakil komandan Nasionalis Sektor Kanan yang bertanggung jawab dalam operasi cadangan.

Tidak dijelaskan penyebab kematiannya. Akun media sosial The Right Sector membenarkan kematian Bobanich. Disebutkan dia dibunuh pada Jumat lalu di dekat Izium.

Bobanich atau juga disebut 'Hummer' berasal dari Ukraina barat. Dia menjadi terkenal di Ukraina sejak unjuk rasa dan kudeta bersenjata 2013-2014. Saat itu kelompok nasionalis Ukraina menjadi kelompok jalanan yang melawan otoritas penegak hukum Ukraina.

Dari sisi Rusia, Bobanich dituduh memerintahkan penembakan artileri ke kota-kota di Ukraina timur selama permusuhan, diduga menyebabkan ratusan orang tewas.

Selain menjabat sebagai komandan militer nasionalis, Bobanich memainkan peran penting dalam memblokade perdagangan antara Ukraina dan Krimea pada musim gugur 2015. Blokade tersebut dilakukan pasukan nasionalis yang ingin menghukum warga Semenanjung Krimea karena ingin melepaskan diri dari Ukraina dan memberikan suara untuk bergabung dengan Rusia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut