Paus Fransiskus Kecam Penembakan Demonstran Palestina
VATICAN CITY, iNews.id - Paus Fransiskus mengecam penembakan terhadap demonstran Palestina di Gaza saat unjuk rasa menentang pembukaan kantor Kedubes AS di Yerusalem, Senin (14/5/2018). Sejauh ini, korban tewas akibat tembakan tentara Israel mencapai 60 orang.
Korban tewas kemungkinan terus bertambah, lantaran ada 2.700 korban luka di mana sebagian besar di antara mereka dalam kondisi serius.
"Saya mengungkapkan rasa penderitaan yang mendalam bagi korban tewas dan terluka serta doa saya menyertai para korban," kata Paus, di hadapan puluhan ribu jemaat di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Rabu (16/5/2018).
Paus menegaskan, penggunaan kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, apalagi bisa menciptakan perdamaian.
"Perang melahirkan perang dan kekerasan melahirkan kekerasan," ujarnya.
Dia pun menyerukan kepada Palestina dan Israel, serta komunitas internasional, untuk mengupayakan kembali dialog.
"Sehingga, dialog, keadilan, dan perdamaian akan menang," katanya.
Ketegangan Palestina dan Israel meningkat setelah Amerika Serikat (AS) secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017. Keputusan itu jelas melanggar hukum internasional, yakni resolusi Dewan Keamanan PBB serta Majelis Umum.
Editor: Anton Suhartono