Paus Leo Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina
BEIRUT, iNews.id - Paus Leo XIV menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Paus asal Amerika Serikat tersebut menegaskan, solusi dua negara yang juga berarti kemerdekaan Palestina merupakan satu-satunya solusi bisa dapat menjamin keadilan bagi kedua pihak.
Dalam penerbangan dari Turki menuju Lebanon, pemimpin gereja Katolik dunia itu ditanya oleh wartawan mengenai hasil pertemuannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara.
Paus Leo menjelaskan, dia dan Presiden Recep Tayyip Erdogan membahas berbagai isu, terutama soal Gaza. Leo juga menegaskan Turki memiliki peran penting untuk mengakhiri konflik tersebut.
Soal Gaza, dia mengulangi lagi sikap Pemerintah Takhta Suci Vatikan sejak lama yang mendukung solusi dua negara bagi Israel dan Palestina.
Pembentukan negara Palestina di Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Gaza dipandang secara internasional sebagai satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
“Kita tahu saat ini Israel tidak menerima solusi tersebut, tapi kita melihatnya sebagai satu-satunya solusi yang bisa menawarkan solusi bagi konflik yang mereka hadapi,” kata Paus Leo.
“Kita juga berteman dengan Israel, dan kita berusaha menjadi penengah bagi kedua pihak yang bisa membantu mereka lebih dekat ke solusi yang adil bagi semua.”
Paus menghindari penyebutan perang genosida Israel di Gaza selama kunjungannya ke Turki.
Sejauh ini belum ada respons dari Israel mengenai pernyataan Pasus Leo tersebut. Namun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sejak lama menolak solusi tersebut dengan alasan akan menguntungkan Hamas.
Awal bulan ini, Netanyahu mengatakan bahwa penentangan Israel terhadap pembentukan negara Palestina tidak berubah sedikit pun. Dia juga akan mengabaikan di dalam maupun luar negeri.
"Saya tidak membutuhkan penegasan, cuitan, atau ceramah dari siapa pun," katanya.
Setelah berkunjung ke Turki, Paus melanjutkan lawatannya ke Beirut untuk bertemu Presiden Lebanon Joseph Aoun. Paus Leo juga akan menyampaikan pidato kepada para pejabat dan diplomat di istana presiden.
Editor: Anton Suhartono